Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasi Pembuatan Rak Sederhana dari Kardus Bekas di Kampungdalam Pekanbaru
![]() |
Suasana sosialisasi cara membuat rak sederhana dari kardus bekas/F-ISTIMEWA |
Tanpa adanya rak, maka akan banyak benda yang berantakan dan tidak tersusun di tempat yang semestinya.Menurut Wakil Ketua Tim Kukerta Kampungdalam, Elwina Karsih Yulfa, sosialisasi pembuatan rak sederhana dari kardus bekas menjadi hal yang penting dan menarik untuk Ibu-Ibu PKK kelurahan itu.
”Kegiatan ini menarik untuk diadakan bagi ibu-ibu PKK, karena untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam mendaur ulang bahan yang sudah tidak terpakai seperti kardus bekas, untuk dimodifikasi menjadi barang yang dapat digunakan kembali, contohnya rak. Bukan hanya dari nilai estetika saja, rak kardus juga dapat dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan karena cara pembuatannya sederhana, bahan yang mudah didapat serta hanya membutuhkan modal yang sedikit,” ujar perempuan yang akrab disapa Wina ini.
Lalu potongan pola yang sudah di gunting tadi, lapisi dengan kertas kado dan direkatkan menggunakan lem. Langkah selanjutnya rangkai lah pola yang sudah di balut kertas kado menjadi rak mini dengan lem tembak sebagai perekat yang kuat. Kemudian jangan lupa rangkai rak-rak dengan ukuran lebih kecil layaknya laci pada umumnya.
Setelah semuanya sudah dirangkai, rak mini pun siap digunakan sebagai tempat untuk menyimpan barang dan keperluan pribadi.Mahasiswa kukerta Kampungdalam berharap dengan diadakannya sosialisasi pembuatan rak sederhana dari kardus bekas ini dapat kiranya menggerakkan masyarakat kawasan setempat untuk kreatif dalam mengolah limbah menjadi barang yang dapat digunakan kembali.”Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sumber inovasi untuk Ibu-Ibu agar lebih tertarik untuk mendaur ulang barang yang telah tidak digunakan. Selain dapat mengurangi sampah, mendaur ulang barang yang telah tidak digunakan juga dapat bernilai ekonomis serta menjadikan ibu PKK lebih kreatif dalam mengolah limbah,” pungkas Wina. ***Penulis
Nurul Annisa (mahasiswa Kukerta Unri di Kampungdalam)

























