Tiga Warga Mengaku Wartawan Peras Kades Rp70 Juta, Ancam Beritakan Pembagian BLT yang Dinilai tak Sesuai Aturan
![]() |
SUKABUMI, POTRETNEWS.com — Kasus pemerasan seorang kepala desa hingga puluhan jita rupiah terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan pelakunya merupakan tiga oknum wartawan yang kini telah diamankan oleh Satreskrim Polres Sukabumi.
Penangkapan ketiganya terjadi di sebuah kafe di Palabuhanratu pada Selasa (2/3/2021) sore. Dalam video yang beredar, sekitar tiga oknum wartawan digelandang polisi. Video penangkapan pun sempat beredar. Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman."Masih kita dalami," ujar Lukman via pesan singkat. Informasi diperoleh Tribunjabar.id, oknum wartawan ini memaksa Kepala Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, untuk membayar oplah koran senilai puluhan juta rupiah. Hal itu dilakukan oknum wartawan dengan mengancam akan memberitakan ihwal pembagian BLT DD yang dinilai tidak sesuai aturan.Sekretaris Desa (Sekdes) Ridogalih Dedi Haryadi mengatakan, padahal pihak desa telah memberikan hak jawab dan bukti bahwa tidak ada kesalahan pembagian BLT DD. Namun, bukannya menerima hak jawab, oknum wartawan itu malah memaksa pemerintah desa Ridogalih membayar oplah koran yang tidak pernah dipesan pihak desa."Pertamanya ada oknum salah satu media datang ke desa, menanyakan soal pembagian BLT DD dan akhirnya dia (pelaku) ada permintaan untuk memenuhi oplah koran sebesar 7.000 eksemplar dikali Rp 10 ribu," ujar Dedi kepada awak media di Mapolres Sukabumi, Selasa (2/3/2021) malam. Ia menyebut, keseluruhan nominal uang pemaksaan pembayaran oplah koran itu Rp 70 juta.Akham Sophian

























