PotretNews.com Kamis 06 Agustus 2020
Home >  Berita >  Meranti

Bahas Penanganan Covid-19, DPRD dan Tim Gugus Tugas Kepulauan Meranti Gelar Rapat Koordinasi

Bahas Penanganan Covid-19, DPRD dan Tim Gugus Tugas Kepulauan Meranti Gelar Rapat Koordinasi

Suasana rapat koordinasi di Kantor DPRD Kepulauan Meranti di Selatpanjang.

Kamis, 09 April 2020 12:52 WIB
Junaidi

MERANTI, POTRETNEWS.com — Dalam upaya percepatan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Meranti, DPRD setempat menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Pandemi Covid-19 dan Baznas daerah itu.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang rapat kantor DPRD, Kamis (9/4/2020) pagi dihadiri Ketua Dewan Ardiansyah, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Kepala Dinas Kesehatan Dr Misri Hasanto Mkes, Camat Tebingtinggi Rayan Pribadi dan anggota fraksi serta Komisi DPRD Kepulauan Meranti.

Pada pertemuan itu Ketua DPRD Ardiasnyah mengapresiasi kerja Tim Gugus Tugas Covid-19 dan menyatakan dukungan lembaga dewan antara lain dengan memotong dana pokok pikiran (pokir) dialihkan untuk penanganan Covid-19.

”Sebagai langkah awal dan tahap pertama kami akan alokasikan pokir untuk penanganan Covid-19, kita doakan wabah ini cepat berlalu tentunya kita berharap penarapan social distancing atau kebijakan pencegahan lainya bisa dilakukan secara tegas oleh pihak kepolisian tetapi tetap diimbangi dengan kearifan lokal,” katanya.

Ardiansyah menyatakan keseriusannya melakukan penganggaran untuk penaganan Covid-19, tetapi tentunya diimbangi penanganan yang sesuai SOP. ”Jangan sampai memandai-mandai dalam penerapan kebijakan tersebut,” tandasnya.

Dia mencontohkan soal dana hibah di KPU dan Bawaslu setempat yang seharusnya peruntukan buat pilkada mendatang namun diminta untuk dikembalikan dulu berapa sisa anggaran dan dialihkan ke Tim Gugus Tugas sesuai dengan aturan dan regulasi yang tepat.

Sementara itu, dr Misri yang mewakili Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti mengatakan, pihaknya sudah menyisir setiap kegiatan agar jangan sampai ada dobel anggaran. Oleh karena itu, dia meminta anggota dewan untuk memantau terkait RAB yang telah dihitung Tim Gugus Tugas seperti pembelian APD dan alat-alat kesehatan yang telah disusun oleh konsultan.

Terkait aturan junis dan aturan penyelenggaraan jenazah korban Covid-19, dr Misri menyatakan, terhadap korban meninggal pihaknya mengikuti arahan kementerian dan WHO dan sudah mempersiapkan seperti buku petunjuk pedoman penyelenggaraan.

”Kita terus melakukan pendataan termasuk menggunakan sistem DBT (data basis terpadu) yang cukup ketat, tetapi masih ada kelemahan sitem tersebut sehingga perlu kerja sama berbagai pihak seperti kecamatan dan desa untuk melakukan pengecekan kembali warganya dan menyesuaikan dengan data yang ada di Posko Covid-19.

Sementara Dedi Yuhara Lubis, Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti menyarankan agar ”pelabuhan tikus” terus dipantau. Dia menyabut, dari hasil turun ke lapangan belum lama ini terlihat beberapa pelabuhan kecil yang dicurigai tempat keluar masuk ke daerah yang luput dari pemeriksaan. ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Meranti, Pemerintahan
Loading...
www www