PotretNews.com Sabtu 28 Maret 2020
Home >  Berita >  Pelalawan

Terganggu Bau Busuk dari Pabrik PT APR, Warga Pelalawan Demo

Terganggu Bau Busuk dari Pabrik PT APR, Warga Pelalawan Demo

Massa AMBB mendemo PT APR. (RIAUONLINE.co.id)

Minggu, 15 Maret 2020 14:19 WIB

PELALAWAN, POTRETNEWS.com — Belum lama diresmikan, pabrik baru PT Asia Pasific Rayon (APR), Pelalawan, Riau, didemo sejumlah massa mengatasnamakan Aliansi Menolak Bau Busuk (AMBB), Sabtu (14/3/2020).

Dalam aksi tersebut, massa juga membawa peti mati sebagai simbol penolakan terhadap bau busuk yang bersumber dari perusahaan PT APR dan PT APY milik APRIL Group tersebut.

Warga menilai bau busuk dari limbah industri dapat mengancam kesehatan masyarakat. Untuk itu, massa yang terdiri dari berbagai ormas, mahasiswa dan pemuda itu menuntut agar pihak berkompeten dari APRIL Group bisa hadir dan menjelaskan keluhan warga.

Dalam hal ini, massa menuntut agar perusahaan menuntaskan persoalan bau busuk dari pabrik APRIL Group yaitu; PT RAPP, PT APR, dan APY yang diduga mengakibatkan pencemaran udara dan berdampak membahayakan kesehatan masyarakat.

Selanjutnya, meminta kepada APRIL Group mempublikasikan kualitas udara kepada masyarakat umum setiap hari. Apabila selama tujuh hari tidak ada tindak lanjut, massa mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa ke pemerintah pusat.

”Kami minta hadirkan orang yang berkompeten, yang bisa menjelaskan untuk langkah penuntasan bau busuk ini. kami hanya minta dihadirkan satu orang saja pun ngak apa-apa," ungkap Dedi Azwandi, Korlap Aksi itu, dalam orasinya.

Pantauan di lapangan, dalam aksi itu sempat dihadiri perwakilan manajemen dari perusahaan, Wan Mohd Jack Anza. Namun karena massa merasa yang hadir tidak merupakan orang berkompeten, massa tetap melakukan orasi secara bergantian.

Hingga aksi berakhir sampai pada pukul 17.00, tidak ada perwakilan perusahaan memberikan penjelasan. ***

Berita ini telah terbit di riauonline.co.id dengan judul ”Resah Bau Busuk, Warga Pelalawan Demo Pabrik PT APR”

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Pelalawan, Umum
Loading...
www www