PotretNews.com Minggu 29 Maret 2020
Home >  Berita >  Meranti

Selama Ini Terabaikan, Anggota DPRD Meranti Sambangi Bappedalitbang Riau Pertanyakan Alokasi Anggaran untuk Daerahnya

Selama Ini Terabaikan, Anggota DPRD Meranti Sambangi Bappedalitbang Riau Pertanyakan Alokasi Anggaran untuk Daerahnya

Wakil Ketua Komisi II DPRD Meranti, Taufiek SM.

Jum'at, 31 Januari 2020 17:23 WIB
Junaidi

MERANTI, POTRETNEWS.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Kamis (30/1/2020) kemarin menyambangi Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.

Kunjungan konsultasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Meranti, Taufiek SM tersebut dalam rangka mempertanyakan perencanaan dan alokasi program serta anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 dan 2021.

Ikut dalam kunjungan ini, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Iskandar Budiman, SE, Sekretaris Komisi II Tengku M Nasir, para Anggota Komisi II masing-masing; Fauzi Hasan SE, Pandumaan Siregar SP, Basiran SE MM, Muhammad Syafi'i, H Hatta, Dedi Yuhara Lubis, Sekretaris DPRD Eri Suhairi serta Kabag Keuangan Sugiatsih SE. Sementara dari Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti yang turut hadir adalah Kepala Bidang Perencanaan M Sakinul Wadi SHi.

Wakil Ketua Komisi II Taufiek, SM menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka mengetahui alokasi anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 dan 2021. ”Kita ingin mengetahui program-program apa saja yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2020 ini,” ujar Taufiek.

Menurut dia selain program di tahun 2020, perencanaan program di tahun 2021 juga harus menjadi perhatian dari Bappedalitbang Provinsi Riau.

”Selama ini Kabupaten Kepulauan Meranti setiap tahunnya terabaikan dan seperti dianaktirikan dan kurang mendapat perhatian dibanding Kabupaten lain di Provinsi Riau. Hal tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran yang sedikit dibandingkan Kabupaten lain di Provinsi Riau,” bebernya.

Taufiek juga berharap agar Pemerintah Provinsi Riau tidak mengalokasikan anggaran untuk Kabupaten Kepulauan Meranti hanya berbentuk DED atau perencanaan saja tapi bagaimana DED atau perencanaan tersebut benar-benar dilaksanakan secara nyata.

Selain infrastruktur, menurut Taufiek, bantuan di sektor pertanian, perkebunan, pendidikan serta kesehatan juga harus menjadi prioritas untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi II Fauzi Hasan juga berharap Bappedalitbang Provinsi Riau dapat memetakan prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan baik.

”Kita mau pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau harus fokus. Pembangunan Jalan Kampung Balak-Alai-Selatpanjang yang sudah direncanakan dan terbengkalai saat ini harus menjadi prioritas,” beber Ketua DPRD Kepulauan Meranti Periode 2014-2019 tersebut.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi II, Basiran. Menurutnya, pembangunan jalan Kampung Balak-Alai- Selatpanjang harus segera dilaksanakan untuk membuka akses dan perputaran ekonomi masyarakat.

”Saya kira beberapa bagian jalan yang menjadi masalah bisa dikaji dan diselesaikan," ungkap politisi Gerindra tersebut. Kepala Bidang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappedalitbang Provinsi Riau Andi Ista Tutih yang membidangi bidang perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah menyampaikan bahwa pihaknya mempunyai semangat yang sama dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Andi Ista Putih juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran ke kab/kota se-Riau disusun berdasarkan kebutuhan dan prioritas bukan hanya presentasi.

”Kita selalu berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya keberlanjutan pembangunan. Apa yang sudah disampaikan secara lisan nantinya harus diterjemahkan ke dalam tulisan untuk ditindaklanjuti sesuai tahapan perencanaan,” katanya.

Menurutnya lagi, alokasi anggaran bagi Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2020 masih diperuntukkan guna pembangunan infrastruktur dan bantuan keuangan (bankeu) untuk membayar gaji guru dan bidang-bidang lainnya. Kegiatan kunjungan konsultasi Komisi II DPRD Kepulauan Meranti tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti. ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Meranti, Pemerintahan
Loading...
www www