PotretNews.com Jum'at 24 Januari 2020
Home >  Berita >  Siak

Sekap dan Aniaya Pekerja, Komplotan Bersenjata Api Bawa Kabur Komponen Alat Berat Kontraktor PT CPI

Sekap dan Aniaya Pekerja, Komplotan Bersenjata Api Bawa Kabur Komponen Alat Berat Kontraktor PT CPI

Petugas Polsek Minas tengah lakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Senin, 13 Januari 2020 16:40 WIB
Sahril Ramadana

SIAK, POTRETNEWS.com — Komplotan maling bersenjata api (senpi) kembali beraksi di wilayah Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kali ini sasarannya alat berat yang berada di Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas.

”Pelakunya sebanyak tiga orang. Mereka berhasil mencuri tiga komponen alat berat milik PT Rifansi Dwi Putra, subkontraktor PT CPI,” kata Kanit Reskrim Polsek Minas, AKP Dafris, Senin (13/1/2020).

Dafris menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/1) kemarin. Saat itu dua orang anak buah perusahaan tengah menjaga alat berat merek Cobelco tersebut di lokasi 8D-53E area PT CPI Minas.

Kira-kira pukul 19.30 WIB, datang tiga orang pria mengenakan sebo (tutup wajah). Satu dari tiga orang langsung menodongkan senpi ke arah anak buah perusahaan.

”Mereka sempat mengancam kedua saksi agar tidak melawan. Tapi, salah satu anak buah perusahaan hendak melakukan perlawanan dan langsung dipukul oleh pelaku dengan kunci roda yang dibawanya hingga tumbang," ujar Dafris.

Kedua saksi pun diikat. Tak lama setelah itu, lanjut Dafris, datang teman penjaga alat berat. Pelaku pun langsung dengan cepat menodongkan senpi laras pendek ke arahnya.

”Nahasnya lagi, tak lama setelah itu datang lagi dua temannya ke lokasi. Mereka pun ikut disekapa. Total ada lima orang yang diikat oleh pelaku malam itu,” sebut Dafris.

Setelah salah satu dari tiga pelaku tadi berhasil mengotak-atik alat berat dan mengambil komponennya, mereka pun langsung kabur.

”Tidak hanya komponen alat berat yang mereka curi. Motor saksi merek Honda Sonic dan handphone para saksi dibawa kabur. Saat ini kita masih melakukan proses penyelidikan. Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan ratusan juta rupiah,” pungkas Dafris. ***

       
        Loading...    
           
Kategori : Siak, Hukrim
Loading...
www www