PotretNews.com Minggu 09 Agustus 2020
Home >  Berita >  Lingkungan

Greenpeace Bentangkan Spanduk Protes: Lawan Perusak Hutan

<i>Greenpeace</i> Bentangkan Spanduk Protes: Lawan Perusak Hutan

Aktivis Greenpeace membentangkan spanduk saat menggelar aksi di Monumen Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (JAWAPOS.com)

Rabu, 23 Oktober 2019 19:53 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com - Monumen Selamat Datang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Patung Dirgantara (Patung Pancoran) dipanjat orang tak dikenal.

Orang tersebut membentangkan spanduk yang bertuliskan soal protes terhadap pemerintahan. Usut punya usut mereka adalah Aktivis Greenpeace Indonesia.

Dalam postingan di akun Istagram @greenpeaceid, spaduk besar berwarna kuning itu sebagai bentuk ucapan selamat datang kepada pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin. Dalam foto-foto yang diposting, terlihat tulisan ”Lawan Perusak Hutan” dan #reformasidikorupsi berwarna hitam di Patung Dirgantara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Sementara di Bundaran HI, spanduk yang terpasang bertuliskan ”Orang Baik Pilih Energi Baik”. Tulisan ini juga digoreskan pada spanduk besar berwarna kuning. Spanduk-spanduk ini dipasang aktivis Greenpeace dengan menggunakan perlatan panjat tebing.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama membenarkan peristiwa pemanjatan Patung Dirgantara atau yang biasa disebut Patung Pancoran di kawasan Gatot Soebroto, Pancoran, Jakarta Selatan sekira pukul 09.00 WIB. Para pemanjat itu adalah anggota Greenpeace.

”(Mereka membawa) Spanduk berukuran lebih kurang 5×5 metet berwarna kuning tulisan hitam,” kata Bastoni saat dikonfirmasi, Rabu (23/10/2019).

Kelimanya adalah anggota Greenpeace. Mereka terdiri dari tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan. Identitas mereka yaitu, Pani, Muksi, Jainudin, Indah dan Anggara. Tepat pukul 11.10 WIB mereka berhasil dievakuasi dengan Bronto Skylift.

”Para pihak negosiator berhasil membujuk para anggota Greenpeace membenahi peralatan panjat dan spanduk,” kata dia.

Ia menambahkan kelimanya lantas dibawa ke Markas Polsek Tebet untuk dimintai keterangan. Kelima orang tersebut keberatan ditanya data pribadi dan hanya menjawab nama saja dengan dalih merasa lelah setelah pemanjatan. Kemudian kasus dilimpahkan ke pihak Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan.

”Untuk proses tipiring (tindak pidana ringan) pelanggaran Perda (peraturan daerah memasang spanduk),” ujarnya lagi.

Sementara itu, Wakapolsek Tebet AKP Rusdi Dalby mengatakan alasan lima orang aktivis Greenpeace Indonesia memanjat Patung Dirgantara atau yang biasa disebut Patung Pancoran di kawasan Gatot Soebroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Diduga kuat mereka mau cari perhatian pada masyarakat. Mereka mau meningatkan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan di kawasan Riau. Asap yang timbul berdampak buruk bagi warga. Maka dari itu tindakan ini dilakukan mereka.

”Sengaja cari perhatian kepada masyarakat luas dan mengingatkan kita masalah lingkungan hidup tentang asap dan kabut yang ada di Riau,” kata Dalby.

Komunikasi sempat alot saat mereka hendak dievakuasi. Tapi, pada akhirnya mereka mau turun. Setibanya dibawah kelima orang yang terdiri dari dua perempuan dan tiga wanita ini dibawa ke Markas Polsek Tebet guna dimintai keterangan. ”Kami persuasif, kami ajak untuk turun,” ujarnya lagi. ***

Berita ini telah tayang di jawapos.com dengan judul "Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk Protes di Beberapa Ikon Ibu Kota"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Lingkungan
Loading...
www www