PotretNews.com Rabu 11 Desember 2019
Home >  Berita >  Hukrim

Sulitnya Mengungkap Pengendali Narkoba dalam Lapas di Kampar; Jika ”Kaki Tangan” Tertangkap, Barang Bukti Ponsel Langsung Dibuang

Sulitnya Mengungkap Pengendali Narkoba dalam Lapas di Kampar; Jika ”Kaki Tangan” Tertangkap, Barang Bukti Ponsel Langsung Dibuang

Tersangka kasus narkoba saat diperiksa di Mapolres Kampar, Riau, Jumat (4/10/2019). (GATRA)

Sabtu, 05 Oktober 2019 15:12 WIB

KAMPAR, POTRETNEWS.com – Kepolisian Resort (Polres) Kampar, Riau, mengaku kesulitan menyelidiki pengendali jaringan narkoba dalam lapas. Hal itu karena cara komunikasi napi di lapas dengan para kurirnya di luar lapas akibat sistemnya terputus.

”Kalau (tersangka) di luar (lapas) ditangkap, muncul indikasi ada pelaku di dalam (lapas). Pelaku di lapas sudah tahu duluan, karena jaringannya banyak dan berantai. Barang bukti ponsel langsung dibuang," kata Kasat Resnarkoba Polres Kampar Polda Riau Iptu Asdisyah Mursid di Polres Kampar, Provinsi Riau, Jumat (4/10/2019).

Asdi menambahkan, pihak lapas keberatan apabila polisi melakukan penyelidikan kasus narkoba di lapas. Menurutnya, ini bisa mengganggu kondusivitas lapas. Hal itu karena para napi saling melindungi dan kerap membuat keributan.

"Kalau kita masuk ke dalam [menyelidiki kasus narkoba di lapas], pihak lapas agak takut, takutnya memancing mereka (napi) rusuh," ternagnya.

Alasan lain, sedikitnya jumlah sipir dan membludaknya jumlah napi dalam satu lapas, membuat para sipir berhati-hati agar tidak membuat para napi mengamuk.

Berdasarkan catatan Polres Kampar, ada lebih dari 600 orang tersangka kasus narkoba di wilayah Kampar yang ditangkap sejak November 2017 hingga September 2019. Dari jumlah tersebut, 90% pelaku didominasi warga Kampar.

"Tersangka 90% orang Kampar, 10%nya warga kabupaten lain, tetapi masih di Provinsi Riau juga," katanya.

Ia menuturkan, para pelaku kurir maupun bandar narkoba umumnya dari kalangan menengah ke bawah.  "Para pelaku ada yang karena sudah terlanjur kecanduan, ada yang karena kemiskinan, ada yang hanya hura-hura saja. Rata-rata (pelaku) bukan berasal dari kalangan menengah ke atas," ungkapnya. ***

Berita ini telah tayang di gatra.com dengan judul "Polisi Akui Sulit Selidiki Pengendali Narkoba dalam Lapas"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Hukrim, Kampar
Loading...
www www