PotretNews.com Minggu 20 Oktober 2019

Kondisi Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Riau Keluarkan Instruksi Sekolah Diliburkan

Kondisi Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Riau Keluarkan Instruksi Sekolah Diliburkan

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (DETIK.com)

Senin, 09 September 2019 14:15 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Riau ikut menyiapkan mengantisipasi terganggunya aktivitas belajar mengajar karena kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan. Bila kondisi asap pekat, pihak sekolah diminta meliburkan siswanya.

Instruksi ini dikeluarkan dalam surat Disdik Riau, Senin (9/9/2019). Surat ini ditujukan ke SMA/SMK negeri dan swasta se-Riau, SLB Negeri dan swasta se-Riau. Sesuai kewenangan, Disdik Riau tidak mengintruksikan ke tingkat TK dan SD.

Dalam surat itu, Disdik meminta kepala sekolah meliburkan siswa apabila Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berkisar antara 200-299 yakni kondisi udara level sangat tidak sehat. Atau ISPU pada level sangat berbahaya.

”Apabila ISPU sudah membaik, agar saudara kembali melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah seperti biasa dengan mempertimbangkan jadwal pelajaran yang tertinggal selama libur sekolah. Diadakan tambahan jam pelajaran di sekolah," kata Kadisidik Riau Rudyanto dalam instruksinya.

Ads
Hari ini kondisi asap mengepung 4 wilayah di Riau. Data yang dirilis BMKG Pekanbaru, asap mengepung Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Dumai dan Indragiri Hulu (Inhu).

Asap ini merupakan imbas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang tak kunjung padam. Pada pantauan satelit Terra/Aqua di level confidence di Riau ditemukan sebaran titk panas mencapai 182.

Sebaran titik panas yang sangat berpotensi terjadi karhutla menyebar di Indragiri Hilir (Inhil) 117 lokasi, Inhu 17, Dumai 1, Pelalawan 38, dan Bengkalis 2 titik panas. ***

Berita ini telah tayang di detik.com dengan judul "Disdik Riau Keluarkan Instruksi Sekolah Diliburkan Bila Asap Pekat"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Pemerintahan, Riau
       
        Loading...    
           
wwwwww