PotretNews.com Sabtu 19 Oktober 2019

BNPB Klaim Asap Kebakaran Hutan dari Riau Tidak Sampai ke Singapura dan Semenanjung Malaysia

BNPB Klaim Asap Kebakaran Hutan dari Riau Tidak Sampai ke Singapura dan Semenanjung Malaysia

Ilustrasi Kebakaran Hutan. (SHUTTERSTOCK)

Minggu, 08 September 2019 19:49 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Asap kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tidak mencapai Singapura dan Semenanjung Malaysia. Dalam keterangannya, Ahad (8/9/2019), Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyatakan, asap lintas batas atau transboundary haze tidak mencapai kedua wilayah tersebut.Meski demikian, menurut pantauan Badan Meteorologi, Kilmatologi dan Geofisika (BMKG) serta ASEAN Specialized Meteorological Centre (ASMC) pada 7 September 2019 menunjukkan transboundary haze secara fluktuatif terdeteksi di wilayah perbatasan antara Kalimantan Barat dan wilayah Serawak, Malaysia.

Sementara, data BMKG menunjukkan, pada pukul 10.00 WIB terdeteksi ada transboundary haze. Namun, berdasarkan data pukul 11.00-15.00 WIB tidak terdeteksi lagi.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Masyarakat BNPB, Agus Wibowo mengatakan, sepanjang waktu itu, terlihat pula titik api di wilayah perbatasan Kalimantan Barat maupun di wilayah Serawak, Malaysia.

Ads
”Sehingga transboundary haze tersebut kemungkinan besar merupakan gabungan dari asap karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di kedua wilayah tersebut," ujar Agus.

Ia menyebutkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), pada 8 September 2019 terdapat beberapa titik api di beberapa wilayah.

Titik api itu terlihat antara lain di Riau 85 titik, Jambi 127 titik, Sumatera Selatan 52 titik, Kalimantan Barat sebanyak 782 titik, Kalimantan Tengah 544 titik, dan Kalimantan Selatan sejumlah 66 titik. ”Hotspot yang masih banyak di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah hari ini juga dapat menyebabkan kabut asap yang mengganggu penduduk dan penerbangan di Kalimantan" kata Agus.

Sebelumnya disebutkan, terdapat titik api kategori sedang dan tinggi pada 7 September 2019 pukul 07.00 di enam provinsi prioritas. Keenam provinsi itu antara lain Riau sejumlah 201 titik, Jambi 84 titik, dan Sumatera Selatan 126 titik.

Selain itu, titik api juga tercatat di wilayah Kalimantan Barat sebanyak 660 titik, Kalimantan Tengah 482 titik, dan Kalimantan Selatan 46 titik. ”Jumlah hotspot yang banyak di wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap sampai ke perbatasan wilayah Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia," kata dia.

Kabut asap juga memperpendek jarak pandang sehingga menyebabkan penerbangan beberapa pesawata di Bandara Kallimanta Tengah terganggu. ”Sementara ini, BNPB dan Pemerintah Daerah setempat masih berusaha memadamkan karhutla yang masih terjadi di beberapa temoat di Indonesia," pungkas Agus. ***

Berita ini telah tayang di kompas.com dengan judul "BNPB: Asap Kebakaran Hutan Tidak Sampai Singapura dan Semenanjung Malaysia"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Lingkungan, Riau
       
        Loading...    
           
wwwwww