PotretNews.com Senin 19 Agustus 2019

Diwarnai Aksi Tembak-menembak dan Tabrak Mobil Petugas, Penyelundupan Narkoba Lintas Negara Digagalkan di Dumai

Diwarnai Aksi Tembak-menembak dan Tabrak Mobil Petugas, Penyelundupan Narkoba Lintas Negara Digagalkan di Dumai

50, kg sabu dan ribuan pil ekstasi yang disimpan pelaku di dalam jeriken. (ISTIMEWA)

Minggu, 19 Mei 2019 13:41 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengagalkan penyelundupan 50 kg sabu dan 23 ribu butir ekstasi di Dumai, Riau, Sabtu, 18 mei 2019. Empat penyelundup, Roni, Hari, Iwan, dan Radianto ikut ditangkap dalam penggerebekan tersebut.Deputi Berantas BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, penggrebekan bermula dari informasi masyarakat kalau akan ada transaksi narkoba di wilayah Dumai-Riau.

”Dari informasi itu kemudian kita lakukan penyelidikan, diperoleh informasi narkoba dan ekstasi itu diselundupkan melalui jalur laut dariMalaysia dan sudah masuk Dumai," ujar Arman Depari dalam keterangan tertulisnya, Ahad (19/5/2019).

Lebih lanjut Arman mengatakan, setelah barang masuk ke Dumai dan diserahterimakan ke 2 laki-laki, tim berupaya menghentikan dan memeriksa mobil tersebut. ”Namun pelaku berusaha melarikan diri sehingga dikejar. Tim berupaya menghentikan tersangka dengan tembakan peringatan dan menutup jalan dengan truk," tambahnya.
 
Namun demikian lanjut Arman, mobil pelaku terus melaju dengan menabrak mobil petugas, akhirnya petugas melakukan penembakan terarah ke mobil tersebut dan berhasil dihentikan di jalan Raya Arifin Ahmad, Kota Dumai.
 
”Setelah kita hentikan, kemudian digeledah hasilnya kita amankan 50 bungkus narkoba jenis sabu dan ekstasi yang disembunyikan dalam 4 jeriken," terang Arman lagi.
 
Ketiga pelaku yang diamankan, Roni, Hari dan Iwan yang terkena timah panas di paha dan kaki. ”Dari keterangan tersangka, mereka dikendalikan oleh pelaku lainnya atas nama Radianto. Kemudian kita kembangkan dan Radianto berhasil kita tangkap pukul 04.00 di rumahnya daerah Gang Jambu, Duri - Dumai, Riau," ujar Arman.
 
Arman menjelaskan, dari hasil evaluasi BNN, ada perubahan lokasi penyelundupan dari titik masuk perairan Aceh ke perairan Riau. Saat ini terdapat peningkatan penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia masuk melalui daerah Rupat, Bengkalis, Dumai, Riau.
 
”Sindikat narkoba ini menggunakan transportasi jalur laut dengan modus penangkapan ikan dan serah terima narkoba antarsindikat di tengah laut dari kapal ke kapal (ship to ship)," demikian Arman. ***

Artikel ini telah tayang di medcom.id dengan judul "BNN Bongkar Penyelundupan 50 Kg Sabu di Dumai"

Editor:
Akham Sophian
Ads
Kategori : Hukrim, Dumai
wwwwww