PotretNews.com Kamis 15 November 2018
Home > Berita > Umum

Alat Berat Disiapkan di Jalur Mudik Perbatasan Riau-Sumatera Barat

Alat Berat Disiapkan di Jalur Mudik Perbatasan Riau-Sumatera Barat

Ilustrasi jalan amblas/longsor. (foto: antara)

Rabu, 21 Juni 2017 17:22 WIB
PADANG, POTRETNEWS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumatera Barat menyiapkan alat berat di beberapa titik rawan longsor pada arus mudik 2017. Ada 75 alat berat yang ditempatkan di 15 kabupaten dan kota Sumatera Barat."Kamis sudah tempatkan alat berat sejak H-7 Lebaran," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan Sumatera Barat Fathol Bari menjelaskan persiapan menghadapi arus mudik 2017, Rabu (21/6/2017) dilansir potretnews.com dari tempo.co.

Adapun jenis alat beratnya adalah, 22 unit wheel loader, 19 unit ekskavator, sembilan unit bachoe, delapan unit loader, satu unit motor grader, dan satu unit buldozer. Juga ada, sejumlah crane dan truck trailer.

Sebanyak empat alat berat ditempatkan di Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya, tepatnya di Tanah Badantuang-Kiliran Jao-Batas Provinsi Riau dan Kiliran Jao-Junction-Batas Provinsi Jambi. Kemudian satu unit ditempatkan di jalan provinsi di Sijunjung-Tanah Badantuang.

Ads
Sebanyak enam alat berat juga ditempatkan di Solok, yakni di arus jalan Muaro Kalaba-Tanah Badanuang, Lubuk Selasih-Batas Kota Padang, dan di Kota Solok. Di Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Solok, juga ada 12 alat berat yang ditempatkan di Lubuk Selasih-Surian, Surian-Simpang Padang Aro, Solok-Alahan Panjang, Alahan Panjang-Kiliran Jao, Padang Aro-Lubuk Malako dan Lubuk Malako-Abai Sangir-Sungai Daerah.

Sebanyak 12 alat berat juga ditempatkan di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Lokasinya di Kumpulan-Batas Kota Bukittnggi, PPK 06 dan Manggopoh-Padang Luar.

Dua alat berat juga ada di Pasaman Barat dan Pasaman Timur, tepatnya di ruas jalan Lubuk Sikaping dan Panti-Simpang IV. Begitu juga dengan Kabupaten Pesisir Selatan yang disiapkan delapan alat berat. Lokasinya di Batas Kota Padang-Batas Kota Painan, Inderapura-Tapan dan Tapan-Batas Bengkulu.

Kabupaten Tanah Datar juga disiagakan 11 alat berat yang ditempatkan di jalur Padang Luar-Batas Kota Padang Panjang, Batusangkar-Guguk Cino, Kubu Kerambil-Batusangkar, Kota Payakumbuh-Sitangkai, dan Baso-Batusangkar. Sebanyak empat alat berat juga ditempatkan di Kabupaten Limapuluh Kota, yakni di jalur Bukittinggi-Payakmbuh dan Pangkalan Koto Baru-Sialang-Gelurugur.

Sebanyak empat unit alat berat juga ada di Kabupaten Padang Pariaman, yakni di ruas jalan Manggopoh-Padang Sawah, dan Manggopoh-Batas Kota Pariaman. Di Kota Pariaman ada satu alat berat, yakni di ruas jalan Sicincin-Kurai Taji-Lubuk Basung-Sungai Limau.

Alat berat juga ditempatkan di Kota Padang. Ada sekitar 10 alat berat yang ditempatkan di Batas Kota Padang-Simpang Haru dan disiagakan di poll Alkal Tabing. "Alat berat itu kami letakan di ruas jalan nasional dan ruas jalan provinsi," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menyatakan ada 13 titik di jalur mudik yang rawan terjadi tanah longsor. Titik rawan tersebut tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Adapun 13 lokasi titik rawan longsor itu adalah Tanjung Balit dan kawasan Kelok 9 Kabupaten Limapuluh Kota; Palupuh, kawasan Maninja; Bawan, Kabupaten Agam; Panti, Pasaman serta Lembah Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Kemudian, Sitinjau Laut dan Bungus Kota Padang, Surian-Air Dingin Pesisir Selatan, Sungai Selasi Solok Selatan, Tanjung Gadang Sijunjung, dan Muaro Takung Dharmasraya.

"Kami telah koordinasi dengan Dinas PU dan Balai Jalan Nasional," ujar Sekretaris BPBD Sumatera Barat Eliyusman soal persiapan menghadapi arus mudik 2017. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Umum
wwwwww