PotretNews.com Rabu 17 Oktober 2018

Ditengah Kondisi Ekonomi "Paceklik", Gemar Siak Berzakat Kumpulkan Dana Sebesar Rp 1,2 Miliar

Ditengah Kondisi Ekonomi Paceklik, Gemar Siak Berzakat Kumpulkan Dana Sebesar Rp 1,2 Miliar

Bupati Siak H Syamsuar menjadi petugas Amil penerima Zakat dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom. (ist)

Jum'at, 16 Juni 2017 23:51 WIB
Sahril Ramadana
SIAK,POTRETNEWS.com  - Bupati Siak, H Syamsuar dinobatkan sebagai duta Zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Siak, Provinsi Riau, pada pelaksanaan gerakan masyarakat (Gemar) Siak Berzakat, Jumat siang (16/6/2017).

Penghargaan itu diserahkan selepas Sholat Jumat berjamaah di Mesjid Agung Sultan Syarif Hasyim, Kota Siak Sri Indrapura. Itu diberikan, karena komitmen yang telah ditunjukkan H Syamsuar di tujuh tahun terakhir sejak menjadi Bupati Siak. Bahkan, saat ini tidak banyak kepala daerah yang peduli dengan syiar zakat tersebut.

Selain didaulat menjadi Duta Zakat, H Syamsuar juga berkesempatan menjadi petugas Amil penerima Zakat dari tokoh masyarakat, para pejabat, pengusaha serta masyarakat yang hadir untuk membayarkan zakat.

Selain itu, dia juga berkesempatan memberikan langsung beberapa penghargaan, seperti penghargaan Unit Penerima Zakat (UPZ) Kecamatan terbaik yang diserahkan kepada Kecamatan Lubukdalam. Sementara penghargaan UPZ terpavorit yang diraih UPZ PT.PKS Kebun Lubukdalam.

Ads
H Syamsuar mengaku sangat gembira dengan pertumbuhan potensi zakat di Kabupaten Siak saat ini. Namun kata dia, upaya menghimpun dana ummat tersebut masih terkendala oleh banyak muzakki yang belum menyalurkan zakatnya melalui UPZ resmi. Untuk itu lanjut dia, sebagai pemimpin sudah menjadi kewajibannya untuk mengajak semua pihak baik ASN maupun masyarakat untuk menyalurkan zakat kepada lembaga resmi.

“Badan Amil Zakat itu secara Hukum Islam maupun hukum negara juga sudah sangat jelas, jadi apabila kita tidak memberikan kepercayaan terhadap lembaga resmi ini, sasaran pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan tentu tidak dapat tercapai dengan baik,”sebut H Syamsuar.

Walau demikian dia juga tampak tak henti mengucap syukur, begitu mengetahui pencapaian pengumpulan dana ummat bersumber zakat tersebut yang melampaui pencapaian tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah pengumpulan zakat tahun ini lebih besar dari tahun lalu yang hanya berjumlah Rp1 miliar. Dari Gerakan Masyakat Siak Berzakat tahun ini telah terkumpul dana Rp1,222 miliar lebih. Itupun belum termasuk pengumpulan dana zakat di Kecamatan Pusako dan Kecamatan Tualang dengan jumlah penduduk terpadat di daerah Kabupaten Siak”terangnya.

Melalui pencapaian itu, dia juga berupaya menjawab tantangan dan tanggungjawabnya sebagai pemimpin dalam mengentaskan kemiskinan, dalam prakteknya dapat dilakukan melalui berbagai cara dan tidak hanya mengandalkan sumber dana APBN maupun APBD Siak.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh UPZ baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kepala Kantor Urusan Agama dan perangkat Desa, mari terus kita tingkatkan ikhtiar kita. Segera tuntaskan upaya inventarisir  semua muzakki kita, agar bisa ditindaklanjuti menunaikan zakat dilembaga resmi,” tutupnya. ****

wwwwww