PotretNews.com Rabu 17 Oktober 2018

25 Hektar Lahan Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan Terbakar

25 Hektar Lahan Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan Terbakar

Hamparan kebun sawit di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. (foto: kompas.com)

Minggu, 11 Juni 2017 09:49 WIB
PELALAWAN, POTRETNEWS.com – Sekira 25 hektar lahan di Taman Nasional Tesso Nilo di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, terbakar. Hal itu diketahui oleh patroli tim gabungan polisi, TNI, dan Regu Pemadam Kebakaran PT Arara Abadi."Telah dijumpai lahan seluas kurang lebih 42 Ha yang sudah ditebas dan yang sudah terbakar sekitar 25 hektar," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Ahad (11/6/2017).

Akan tetapi, lanjut Guntur, belum diketahui pemilik lahan tersebut yang meskipun berada di wilayah TNTN namun sudah berubah fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Hal tersebut ditemukan pada Sabtu (10/6/2017) saat melakukan pencarian titik panas. Saat itu, api sudah padam, namun masih mengeluarkan asap.

Ads
Kendalanya tidak ada sumber air di lokasi dan sulitnya akses jalan menuju lokasi kebakaran. Dengan perjalanan menggunakan roda dua saja, jarak tempuh lebih kurang 5 jam dari Pangkalankuras.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dipimpin langsung Kepala Kepolisian Sektor Pangkalan Kuras Kompol Ali Ardi dan Kimandan Daerah Militer Danramil Kapten Diding S. Jumlah personel terdiri dari empat orang Regu Siaga karhutla Polsek, dua orang anggota Koramil Pangkalankuras, serta dua orang tim RPK PT AraraAbadi Distrik Nilo.

"Kegiatan pencarian titik panas berakhir pukul 17.00 WIB," ungkap Guntur, dilansir potretnews.com dari kompas.com.

Sebelumnya diketahui, pada Jumat pagi (9/6/2017), Badan Metereologi Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi ada 70 titik panas di Sumatera. Di Riau, ada 11 titik, lima di antaranya berada di Kabupaten Pelalawan.

Kemudian pada sore harinya, titik panas di Pelalawan itu berkurang menjadi dua saja. Pada Sabtu pagi masih ada dua titik panas dan hingga sore harinya malah meningkat jadi empat. ***

Editor:
Farid Mansyur

wwwwww