PotretNews.com Selasa 19 Juni 2018
Home > Berita > Siak

Jamkesda Diganti dengan KIS, Wabup Siak Sebut Kartu Itu Hanya untuk Warga Kurang Mampu

Jamkesda Diganti dengan KIS, Wabup Siak Sebut Kartu Itu Hanya untuk Warga Kurang Mampu

Ilustrasi. (foto: internet)

Sabtu, 03 Juni 2017 19:54 WIB
Sahril Ramadana
SIAK, POTRETNEWS.com - Mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi seperti surat akte kelahiran, kartu keluarga (KK) dan surat-surar lainnya dilakukan Pemerintah Kecamatan Kandis patut di contoh oleh pemerintah kecamatan lainnya di daerah Kabupaten Siak, Provinsi Riau.Demikian disampaikan Wakil Bupati Siak H Alfedri dalam sambutannya, usai melaksanakan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Amanah Kelurahan Telaga Samsam, Kecamatan Kandis, Jumat malam (2/6/2017).

Dia juga memuji percepatan pembangunan di daerah itu yang sudah meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan tingginya jumlah pertumbuhan penduduk yang turut andil dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dan berdampak pada bidang pembangunan maupun dibidang insfrastruktur lainnya.

Untuk itu dia berharap agar masyarakat daerah setempat juga turut berpartisipasi memberikan kemajuan dan mendukung program yang dilaksanakan oleh pemerintah kecamatan maupun kabupaten, sehingga program tersebut bisa terwujud dan berjalan dengan baik.

Ads
"Harapan kami kepada masyarakat agar bisa memberikan partisipasi yang begitu tinggi, sehingga program yang dikembangkan oleh pemerintah kecamatan dapat selalu terwujud. Kami juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Camat Kandis, sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya," kata H Alfedri.

Masih kata wabup, terkait jaminan kesehatan daerah (jamkesda) yang akan diganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS), itu karena peraturan yang dikeluarkan dari pemerintah pusat, yang diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu.

"Tentunya masyarakat yang dibantu yang benar-benar tidak mampu saja, data-data keterangan miskin harus segera di masukkan ke Dinas Sosial. Untuk itu, perlunya dilakukan musyawarah kampung, agar data tersebut bisa tepat sasaran," jelas H Alfedri.

Mengenai hal itu, Camat Kandis Irwan Kurniawan juga menyebut, dalam melaksanakan pembangunan serta memberikan pelayanan yang terbaik di daerah Kecamatan Kandis sejatinya harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sebagai contohnya kata camat, salah satu pekerjaan yang menggunakan teknologi semisal membuat akte kelahiran maupun akte nikah yang diantar langsung ke rumah oleh petugas. Hal itu dilakukan bertujuan untuk menerapkan pola bersahaja dengan masyarakat.

"Kita jangan menambah beban masyarakat, kalau kita tidak bisa membantu secara ekonomi, namun mari bantu dengan memberikan pelayanan yang baik kepada mereka. Kami juga memohon kepada masyarakat agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun kelurahan. Silakan saja hubungi kita, agar dapat mengatasi masalahnya dengan cepat," pungkasnya. ***

loading...
PMB Unilak 2018/2019
wwwwww