PotretNews.com Sabtu 17 November 2018

Cabang Rutan Selatpanjang Ternyata Tak Memiliki Pos Jaga Atas, Dewa Putu Gede: Ini Keajaiban di Seluruh Dunia

Cabang Rutan Selatpanjang Ternyata Tak Memiliki Pos Jaga Atas, Dewa Putu Gede: Ini Keajaiban di Seluruh Dunia

Ilustrasi.

Sabtu, 27 Mei 2017 07:21 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Ternyata Cabang Rutan Kelas II Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, tak memiliki pos jaga atas. Keadaan ini dianggap sebagai keajaiban di seluruh dunia.Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau, Dewa Putu Gede, ketika berkunjung ke Cabrutan Selatpanjang, Jumat (26/5/2017) siang.

Kepada awak media, Dewa mengatakan kehadirannya ke Selatpanjang Jumat siang untuk mengecek kebenaran terkait pelarian tahanan. Ia ingin melihat langsung lokasi kejadian, dan mencari informasi apa benar Cabrutan Selatpanjang tidak ada pos jaga atas.

Ternyata memang betul Cabrutan Kelas II Selatpanjang tidak dilengkapi pos jaga atas. Saat itu, Dewa mengaku akan mencari tahu kapan pos atas di Cabrutan Selatpanjang tidak ada. Itu akan segera dilaporkan ke pimpinannya.

Ads
"Kita cari tahu, mengapa sama sekali tidak ada pos jaga atas. Lucu juga. Ini keajaiban di seluruh dunia (rutan dak dilengkapi pos atas, red)," kata Dewa dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Kata Dewa juga, bukan karena ada pos jaga atas tahanan tidak melarikan diri. Namun, dengan dilengkapi pos jaga atas, petugas lebih maksimal dalam pengawasan. "Kan bisa memantau dari atas," ujar Dewa.

Untuk itu, dipesankan betul kepada seluruh petugas Cabrutan Selatpanjang untuk belajar dari Kasus Sialangbungkuk tanggal 5 Mei 2017. Ratusan tahanan melarikan diri karena mendapat perlakuan yang tak wajar.

"Jaga dengan baik. Bercerminlah dari Sialangbungkuk, ada perlakuan tak baik dari kita. Ada pemerasan, pilih kasih, kesewenang-wenangan, serta Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) tidak dikerjakan dengan baik," pesan Dewa.

Dia juga menegaskan, khusus untuk SDP ini agar betul-betul dilakukan pengecekan. Sebab, SDP merupakan urat nadi pelaksanaan pembinaan di rutan. Di tempat yang sama, Kacab Rutan Selatpanjang Rio Chaidir AMd IP SH MSi, mengatakan seharusnya di rutan ada 4 menara atas. Tapi, di Selatpanjang memang tidak dilengkapi. ***

Editor:
Hanafi Adrian

wwwwww