PotretNews.com Senin 17 Desember 2018

Jembatan Riau-Sumbar di Desa Merangin Kampar Nyaris Ambruk, Truk dan Colt Diesel Belum Bisa Melintas

Jembatan Riau-Sumbar di Desa Merangin Kampar Nyaris Ambruk, Truk dan Colt Diesel Belum Bisa Melintas

Jembatan yang nyaris amblas di Desa Merangin Kampar.

Senin, 15 Mei 2017 15:28 WIB
BANGKINANG, POTRETNEWS.com - Pasca turunnya lantai jembatan di Km 75/76 di jalur Riau-Sumbar di Desa Merangin, Kecamatan Kuok yang nyaris ambruk, Minggu (14/5/2017) sore, polisi langsung memberlakukan sistem buka tutup di jembatan tersebut.

Dari pantauan media, Ahad (14/5/2017) malam sekira pukul 10.00 WIB, truk berukuran besar sejenis fuso maupun tronton tampak dilarang melintas di jembatan ini. Petugas polisi juga terlihat menyeleksi truk jenis colt diesel. Tidak semua truk jenis Colt Diesel yang dibolehkan melintasi jembatan.

Jika truk bermuatan berat, polisi mengarahkan ke jalan alternatif. Selain kendaraan sepeda motor, kendaraan kecil atau sekelas minibus, L300, bus ukuran menengah yang berisi penumpang maupun tidak juga tampak diizinkan melintas.

Sepeda motor sebagian juga tampak menggunakan jembatan lama yang berada di jembatan yang Hampir ambruk ini. Terlihat di lokasi, lantai jembatan sebelah kiri dari arah Bangkinang menuju Sumbar tampak turun sehingga kondisi jembatan sudah miring ke ke kiri.

Polisi tampak menutup sisi sebelah kiri jembatan arah ke Sumbar dengan police Line. Besi trotoar jembatan juga sudah bengkok akibat turunnya lantai jembatan. Lantai jembatan bagian timur juga tampak sudah renggang dengan beton/tapak jembatan sehingga masyarakat mengkhawatirkan jembatan benar-benar ambruk apabila tetap dilewati mobil bermuatan berat. Bagian timur sebelah kiri jembatan ini memang sudah rusak karena dihantam truk colt diesel beberapa hari lalu.

Ads
Kapolres Kampar AKBP Edy Rusmadi Priadinata melalui Paur Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra sebagaimana dilansir potretnews.com
dari GoRiau.com
mengungkapkan, untuk mengantisipasi ambruknya jembatan sepanjang lebih kurang 25 meter (bukan 10 meter, red), maka kendaraan roda 6 ke atas dari arah Sumbar menuju Pekanbaru dialihkan dari Rantauberangin melalui Simpang TB Rohul kemudian lewat Jalan Lintas Petapahan Tapung Kampar menuju Jalan Garuda Sakti Pekanbaru.

Untuk Kendaraan roda 6 ke atas dari arah Pekanbaru menuju Sumbar dialihkan dari Simpang 4 Garuda Sakti (Simpang Panam) menuju Petapahan, lanjut ke Simpang TB Rohul dan keluar di Rantauberangin Kampar. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Peristiwa, Umum, Kampar, Riau
wwwwww