PotretNews.com Sabtu 18 Agustus 2018

Asyik, 116 Pejabat Kepulauan Meranti dan Istri Diberangkatkan ke Batam

Asyik, 116 Pejabat Kepulauan Meranti dan Istri Diberangkatkan ke Batam

Suasana jelang pembukaan Up Grading Leadership Camp And Achievment Motivation and Ladies Programs di Batam.

Minggu, 14 Mei 2017 10:25 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau menggelar Upgrading Leadership Camp and Achievment Motivation and Ladies Programs bagi pejabat eselon II dan III A serta istri di Batam. Dalam kegiatan ini, setidaknya 116 pejabat Kota Sagu beserta istri diberangkatkan ke Kota Batam, Kepulauan Riau.Kegiatan ini digelar di Hotel Harris Waterfront, Batam, 11 hingga 14 Mei 2017. Hadir sebagai pembicara di antaranya Menpan & RB Dr H Asman Abnur SE MM, mantan Dirjen Otda Kemendagri yang juga Dosen Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Djohermansyah Johan, Tim Smart dari Kabupaten Sidoargo Arie Cahyo SSTP MSi, Drs Paso Deka Dewanto, Ustadz Dr H Ahmad Wijayanto.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ingin meningkatkan motivasi diri para pejabatnya sehingga bisa memaksimalkan potensi dalam mewujudkan kesuksesan melaksanakan program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah (pemda) menuju Meranti yang lebih baik lagi ke depan.

Di hadapan para peserta pejabat yang berjumlah 116 orang itu, (terdiri dari asisten, pejabat eselon II dan III A, serta para kabag dan camat) Prof Dr Johermansyah Johan mengaku sangat menyambut baik kegiatan itu, terlebih dengan banyak terjadinya perubahan kebijakan UU Aparatur salah satunya PP No. 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah dan lainnya.

Ads
"Saya menyambut baik adanya leadership camp ini dalam merajut kebersamaan dan kekeluargaan (tim building) untuk mendukung tugas-tugas bupati dan wakil bupati karena tidak mungkin bekerja sendiri tan bantuan sekda dan pejabat lainnya," kata Johermansyah Johan.

Melalui kegiatan itu, tambah Prof Jo (panggilan Djohermansyah Johan), ia berharap dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi para pejabat dalam melaksanakan tugas dan pekerjaanya sesuai semangat birokrat saat ini "semangat perubahan". Artinya, pejabat bekerja pakai target yang terukur sebagai bahan evaluasi dari pimpinan menilai kinerja pejabatnya.

"Semoga pejabat Meranti sukses melaksanakan tugas dan pekejaan, tunjukan profesionalitas untuk mewujudkan Kepulauan Meranti yang lebih maju lagi kedepan," ujar Prof Jo.

Hal senada juga dikatakan Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi. Kata Irwan, kebersamaan tanpa sekat antara kepala daerah dengan pejabat eselon di lingkungan pemerintahan sangat penting dalam mencapai target yang ditetapkan. Melalui kegiatan, diharapkan irwan, dapat memotivasi semuanya dalam memaksimalkan potensi, menambah pengetahuan guna mewujudkan prestasi kerja dalam kebersamaan dan satu persepsi.

Lebih jauh dikatakan Irwan, kegiatan uprading leadership camp ini diharapkan dapat meningkatkan kwalitas kerja dari Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti yang merupakan Leader di setiap SKPD dalam mendongkrak nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara.

"Ini juga merupakan tindaklanjut penilaian LAKIP oleh Kementerian PAN & RB dalam rangka membangun tim yang solid dalam menyelaraskan perencanaan, anggaran dan kinerja di tiap OPD," ujar Irwan.

Pemkab Meranti diakui Irwan, tengah menyusun program jangka pendek 2018, melaui program yang terintegrasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, menekan Inflasi, memperkecil rasio pemerataam kaya dan miskin yang diimplementasikan melalui SAKIP yang baik.

Sementara itu Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Dr H Asman Abnur SE MSi sangat mengapresiasi tekat dari H Irwan MSi dalam mendongkrak nilai LAKIP Meranti. Keinginan dari H Irwan dalam mensinergikan perencanaan, anggaran dan kinerja aparatur menunjukan keseriusan bupati untuk meraih nilai LAKIP BB (B Plus) seperti yang ditargetkan.

"Tekat harus datang dari hati saya menilai apa yang dilakukan bupati dalam mensinergikan perencanaan, anggatan dan kinerja merupakan awal yang tepat untuk meraih nilai LAKIP BB," ujar Asman.

Menteri Asman yakin jika Meranti melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, Kepulauan Meranti akan menjadi daerah percontohan di Riau dalam pengelolaan LAKIP. "Saya yakin jika menerapkan sistem yang terintegrasi Meranti bisa jadi model di Sumatera," ucap Asman.

Lebih jauh dikatakan Asman, kementerianya terus mendorong seluruh pemda provinsi maupun kabupaten kota se-Indonesia dimana lebih dari 30 persen mengantongi nilai LAKIP C dan D, untuk mencapai nilai LAKIP minimal B, mewujudkannya ada beberapa petunjuk yang disarankan menteri yakni langkah ini juga untuk menghilangkan stigma negatif terhadap aparatur yang dianggap tidak bersih, identik korupsi, lambat, tidak efisien mengelola anggaran, mskipun serapan anggaran ditiap OPD maksimal dan secara administrasi lengkap ditandai dengan diraihnya WTP dari BPK RI.

Pertama anggaran yang digunakan harus dapat mewujudkan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah. "Capaian visi dan misi jangan mengambang, duit habis terget tercapai dengan jelas dan terukur," jelas Asman.

Kemudian antara program yang dilaksanakan di tiap OPD harus terkorelasi. Dan yang tak kalah penting, harus didukung dengan kinerja aparatur dimana mulai dari Kepala OPD hingga aparatur di bawahnya melaksanakan kerja secara terukur.

"Setiap Kepala OPD hingga staf harus terukur kinerjanya, ASN jangan masuk kantor karena takut absen, sebagai penyelenggara negara maju mundurnya sebuah negara tergantung dari kinerja ASN," papar Asman.

Asman mengungkapkan, jika kementerianya berhasil mendongkrak nilai LAKIP Pemda se-Indonesia, makan akan dapat menghemat anggaran dari pemborosan hingga Rp400 Triliun lebih.

Menteri berharap kedepan, kinerja ASN jangan lagi kalah dengan swasta agar Indonesia dapat lebih maju khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan publik yang dimulai dari penataan kelembagaan, desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten dengan penerapan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik dalam artian bisa diakses secara elektronik sehingga menghemat waktu, dan biaya seperti yang telah dilakukan di daerah-daerah yang meraih nilai LAKIP A.

Ketua TP PKK Kepulauan Meranti Hj Nirwana Irwan dalam sambutanya berharap melalui kegiatan itu, para istri pejabat dapat lebih tanggap dalam mendukung tugas-tugas suami. "Keberadaan wanita tidak bisa dipisahkan dari para lelaki apalagi ditengah era emansipasi saat ini, wanita harus mampu memanfaatkan potensi diri untuk bersama-sama kaum lelaki membangun Meranti lebih baik kedepan," ujar Hj Nirwana.

Menurut dia, sudah tidak zamanya lagi wanita hanya bisa berpangku tangan denhan suami, apalagi dengan perannya yang semakin komplek. "Peran perempuan itu disegala sektor mulai dari keluarga, pendidikan, ekonomi hingga menjaga kelestarian lingkungan. Jadi kaum wanita harus memiliki pendidikan karena yang paling banyak memberikan pendidikan pada anak adalah perempuan," paparnya.

"Mari manfaatkan kegiatan ini sebagai titik awal kita para wanita (ibu), dalam membuka wawasan sehingga memberikan manfaat pada lingkungan keluarga, daerah, bangsa dan negara yang kita cintai," pungkasnya.

Sekadar informasi, seperti dijelaskan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Julian Norwis SE MM, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk personal development mengembangkan diri agar peserta menjadi pribadi efektif yang menegnali kekuatan dan kelemahan pribadi sehingga dapat memaksimalkan potensi diri mencapai prestasi.

Leadership pengembangan jiwa kepemimpinan sebagai pimpinan SKPD mampu mensinergikan kelompoknya mencapai sebuah tujuan. Tim leading menjadi tim player andal, made system membantu meningkatkan kerangka berpikir peserta agar mampu bertindak profesional sesuai dengan kapasitas diri.

Dalam kegiatan itu 116 peserta yang terdiri dari pejabat eselon II dan III A beserta istri diberikan penyegaran dari para motivator, dalam menjalin kekompakan dan meningkatkan stamina digelar juga outbond, dan yang terpenting kulian umum dari Menpan & RB Asman Abnur, serta tausiah dari Ustadz H Wijayanto. ***

Catatan redaksi: Berita ini dilansir dari GoRiau.com terbitan Minggu, 14 Mei 2017 10:02 WIB. Berikut berita aslinya.

Editor:
Farid Mansyur

Tour de Siak 2018
wwwwww