PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Kakek yang Tenggelam Saat Berenang Menyeberangi Sungai Kampar Diduga Menderita Stroke dan Mengalami Kram

Kakek yang Tenggelam Saat Berenang Menyeberangi Sungai Kampar Diduga Menderita Stroke dan Mengalami Kram

Korban sesaat setelah ditemukan.

Rabu, 03 Mei 2017 00:45 WIB
BANGKINANG, POTRETNEWS.com - Korban tenggelam di Sungai Kampar Selasa, (2/5/2017) siang sekira pukul 12.00 WIB di wilayah Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kampar, diduga disebabkan penyakit. Sebelumnya korban sudah memiliki penyakit stroke.Korban tenggelam di Sungai Kampar Darwis alias Owi (LK 60) warga Rt 01 Rw 02 Dusun Muaradanau Desa Sipungguk Kecamatan Salo pertama kali diketahui tengelam oleh saksi Jefri (LK 23), warga desa yang sama. Jefri saat itu hendak memancing bersama temannya di sungai itu.

Jefri saksi mata yang melihat melihat langsung bahwa korban terseret arus sungai Kampar dalam keadaan timbul tenggelam, melihat hal itu Jefri ingin membantunya namun beberapa saat kemudian korban tidak timbul lagi dan sudah tenggelam ke dasar sungai, kejadian ini kemudian diberitahukan kepada warga sekitar.

Berdasarkan keterangan warga bahwa korban kesehariannya bertani di seberang sungai, diduga korban tenggelam saat hendak pulang ke rumahnya dengan cara menyeberangi sungai dengan berenang. Selain itu korban juga diketahui menderita gejala stroke, dan kemungkinan saat menyeberangi sungai mengalami kram sehingga terbawa oleh arus Sungai Kampar.

Ads
Setelah dilakukan pencarian secara bersama oleh warga desa, anggota Polsek Bangkinang Barat dan BPBD Kampar selama hampir 4 jam, sekitar pukul 15.50 WIB korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Korban pertama kali ditemukan oleh Samsurizal (LK 45) warga Pulaumesjid, dengan cara menyelam di lokasi sekitar tenggelamnya korban yang berjarak sekitar 4 meter dari tempat pertamanya tenggelam.

Warga desa bersama aparat kepolisian kemudian membawa korban ke rumah duka di Dusun Muaradanau Desa Sipungguk Kecamatan Salo, pihak keluarga tidak mau dilakukan autopsi terhadap korban dengan alasan sudah mengikhlaskan kejadian ini dan ingin segera menyelenggarakan jenazahnya.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Daren Maysar dilansir potretnews.com dari GoRiau.com membenarkan kejadian itu. Disampaikan Daren, bahwa korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan.

Menurut Daren, pihak keluarga juga akan membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang akan diserahkan kepada pihak Kepolisian. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Riau, Kampar, Umum, Peristiwa
Tour de Siak 2018
wwwwww