PotretNews.com Kamis 24 Mei 2018
Home > Berita > Riau

Gajah Liar Ditemukan dalam Kondisi Penuh Luka di Tubuhnya di Kecamatan Pinggir Bengkalis

Gajah Liar Ditemukan dalam Kondisi Penuh Luka di Tubuhnya di Kecamatan Pinggir Bengkalis

Gajah yang terluka di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.

Kamis, 13 April 2017 16:48 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Seekor gajah liar di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis Riau ditemukan dalam kondisi penuh luka di tubuhnya. Kuat dugaan luka bekas benda tajam itu imbas konflik dengan manusia.

"Gajah liar itu kini berada di seputaran Komplek Perumahan PT Chevron di Bengkalis. Kondisi gajah dalam keadaan sakit penuh luka," kata Ketua Himpunan Pencinta Alam (Hipam) di Duri, Bengkalis, Zulhusni Syukri, Kamis (13/4/2017), dilansir potretnews.com dari detik.com.

Menurut Husni, gajah liar itu kini masih di seputaran rumah warga. Dari pengamatan di lapangan, ditemukan ada bekas luka benda tajam di bagian paha kaki belakang, pundak. "Lukanya kami duga kuat bekas tombak. Ini imbas dari konflik dengan manusia," kata Husni.

Luka yang terdapat di tubuh satwa bongsor itu, lanjut Husni, sudah menimbulkan bau busuk yang menyengat dengan jarak sekitar 30 meter. Setiap gajah terluka, memang selalu menimbulkan bau busuk yang menyengat melebihi satwa lainnya.

"Bekas luka itu sudah terinfeksi. Sehingga sangat dibutuhkan untuk segera dilakukan pengobatan," kata Husni. Pegiat lingkungan ini, sudah menyampaikan kondisi gajah tersebut ke pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Kita sudah sampaikan ke BBKSDA, agar gajah ini segera kita tangkap untuk diobati. Saat ini gajah tersebut kondisinya masih kuat dan berjalan. Namun tidak tertutup kemungkinan, bila tidak segera diobati akan semakin memperburuk kondisinya," kata Husni.

Husni belum bisa memastikan apakah gajah tersebut jenisnya jantan atau betina. "Kita belum bisa memastikannya. Sekilas dari jauh tanpa gading, tapikan bisa saja gadingnya sudah dipotong oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Husni. ***

Editor:
Farid Mansyur

Ads
loading...
Pesona Siak
wwwwww