PotretNews.com Minggu 18 November 2018
Home > Berita > Riau

Begini Kisah Brigadir Zulafdi, Polisi di Kuansing yang Duel Lawan Perampok hingga Telinganya Digigit sampai Putus demi Membantu Para Korban

Begini Kisah Brigadir Zulafdi, Polisi di Kuansing yang Duel Lawan Perampok hingga Telinganya Digigit sampai Putus demi Membantu Para Korban

Brigadir Zulafdi, anggota Polsek Kuantan Mudik yang menjadi aksi brutal perampok, Selasa (4/4/2017).

Selasa, 04 April 2017 18:33 WIB
TELUKKUANTAN, POTRETNEWS.com - Brigadir Zulafdi, anggota Polsek Kuantan Mudik baru saja menunaikan Salat Subuh dan melintas jalan raya Logas, sekira pukul 05.20 WIB. Kemudian, dia melihat sesosok bersimbah darah tergeletak di jalan, tepatnya di depan RM Mak Dang.
Melihat hal itu, Zulafdi langsung memberhentikan laju mobilnya. Ia keluar dan ingin memeriksa apa yang terjadi. "Dia mengira itu korban lakalantas dan dia ingin menolong. Korban dalam keadaan bersimbah darah," kata Kapolres Kuansing Dasuki Herlambang SIK MH, dilansir potretnews.com dari Telukkuantan.

Ternyata, lanjut Dasuki, pelaku YW yang berada di mobil Avanza berada di sekitar TKP. YW keluar dan langsung menghantam kaca depan mobil Zulafdi. "Dia merampas semua barang-barang milik Zulafdi, termasuk baju dinas," ujar Dasuki.

Dalam kondisi tersebut, Zulafdi langsung berduel dengan YW. Pelaku menggunakan sebuah pipa besi di tangan dan langsung menyerang membabi buta. "Tersangka menggigit telinga Zulafdi sampai putus, setelah itu menggigit bibir sampai robek dan memukul kepala dengan besi roda," papar Dasuki.

Mendapat serangan itu, Zulafdi langsung ambruk dan ketika akan dihantam dengan besi oleh pelaku, sang istri menangis. Akibatnya, tangan sang istri mengalami luka. "Korban-korban lain yang ada di sana tak berani menolong Zulafdi, sebab sudah terluka duluan," terang Dasuki.

Akhirnya, tersangka berusaha melarikan diri dengan Avanza bersama harta rampasan diantaranya baju dinas Zulafdi. Namun, karena ban mobil tersangka bocor dan bisa ditangkap polisi.

"Tersangka saat hendak ditangkap melawan dan akhirnya dilumpuhkan dengan tiga tembakan. Kini, tersangka sedang mendapat perawatan di RS Bhayangkara Pekanbaru," ujar Dasuki. ***

Editor:
Farid Mansyur

Ads
Kategori : Riau, Kuansing, Umum, Hukrim
wwwwww