PotretNews.com Minggu 19 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Pengamen Keliling Asal Desa Yukumjaya Lampung Meninggal di Rumah Seorang Warga Pulau Kijang Inhil

Pengamen Keliling Asal Desa Yukumjaya Lampung Meninggal di Rumah Seorang Warga Pulau Kijang Inhil

Pengamen asal Lampung Tengah yang ditemukan meninggal dunia di rumah seorang warga di Pulau Kijang, Indragiri Hilir.

Senin, 03 April 2017 00:30 WIB
Muhammad Yusuf
PULAU KIJANG, POTRETNEWS.com - Minggu (2/4/17) dini hari,  di rumah seorang warga (Alifuddin), di Lorong Sempit Jalan Riau Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, seorang laki-laki bernama Riyanto ditemukan meninggal.

Identitas korban diketahui melalui kartu SIM B1 yang berada pada tubuh korban. Riyanto lahir di Muaromuo pada tanggal 07 Agustus 1961 (56 tahun). Ia memiliki postur tinggi  165 cm, pekerjaan sebagai pengamen keliling (orgen tunggal) dan beralamat d Dusun IV RT 4/2 Yukumjaya Terbanggi Besar Lampung Tengah. No. SIM adalah 610825280221 dikeluarkan oleh Polres Gunungsugih Polda Lampung.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Reteh AKP Suharyono, membenarkan kejadian tersebut. Dia menceritakan kronologi kejadian bermula pada Sabtu (1/4/2017) sekira pukul 13.00 WIB, korban bertemu dengan Alifuddin di Pelabuhan Ketek/Pompong Pulau Kijang.

Setelah bercerita, korban menyatakan, akan bermalam di rumah Alifuddin. Saat di rumah Alifuddin, korban bermain orgen sampai pukul 17.00 WIB. Kemudian, sesudah makan malam bersama, korban langsung menuju kamar anak Alifuddin untuk tidur.

"Pada pagi hari Minggu tanggal 2 April 2017, sekira pukul 02.30 WIB, saat itu listrik dalam keadaan mati, korban tampak gelisah sambil merintih kesakitan karena kesulitan bernapas," terangnya.

Melihat keadaan demikian, Alifuddin langsung membangunkan Ketua RT Kasim Laube, untuk datang ke rumah menengok kondisi korban. Namun ketika kembali ke rumah, dan korban dibangunkan, ternyata korban tidak kunjung bangun dan korban tidak terlihat bergerak lagi. Alifuddin kemudian mendatangi Polsek Reteh untuk melaporkan kejadian tersebut.

Selanjut setelah menerima laporan, Kapolsek Reteh AKP Suharyono, langsung memerintahkan Anggota Polsek Reteh, mendatangi TKP, sambil membawa Dokter Puskesmas Pulau Kijang dr Dhina Marissa, untuk memeriksa kondisi jasad korban. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa korban memang sudah meninggal dunia dengan wajar, tanpa ada penganiayaan  atau sesuatu apa pun.

Pada hari Minggu, tanggal 2 April 2017 sekira pukul 11.00 WIB, Kapolsek Reteh menyerahkan jenazah kepada Ketua RT, Kasim Laube, untuk di kebumikan bertempat di Pemakaman Umum Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Inhil, Riau.

Diketahui, korban adalah pengamen dan baru datang di Pulau Kijang, dan tidak mempunyai sanak keluarga di sana. Barang dibawa korban adalah 1(satu) unit orgen, SIM B1 a.n. Riyanto, 1 buah tas sandang warna abu - abu yang berisikan 1 buah charger orgen, 3 buah flashdisk, 1 buah terminal USB, 1 buah obat sesak napas merek Neo Napacin, 1 buah KIT pembersih orgen, 4 lembar baju, 1 lembar celana jeans dan 1 buah lap pembersih merk Camois Cloth.

"Korban dengan Alifuddin tidak mempunyai hubungan keluarga, dan disebabkan karena kasihan, Alifuddin membawa korban menginap di rumahnya," imbuhnya. ***

Ads
Kategori : Riau, Inhil, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww