PotretNews.com Senin 21 Januari 2019
Home > Berita > Riau

Inilah Ice, Warga Desa Mentulik Kabupaten Kampar, Si Penakluk King Kobra yang Disebut Lebih Hebat dari Panji

Inilah Ice, Warga Desa Mentulik Kabupaten Kampar, Si Penakluk King Kobra yang Disebut Lebih Hebat dari Panji

Pria asal Desa Mentulik, Sungai Pagar, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar itu terlihat santai dan tanpa takut memegangi dua ekor ular paling mematikan didunia itu. (foto: facebook/m iral septiadi via tribunpekanbaru.com)

Jum'at, 31 Maret 2017 13:10 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Pria berumur 27 tahun ini sehari-hari akrab disapa Ice. Warga Desa Mentulik, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, ini tampak sudah biasa dengan ular jenis king kobra.Ice terlihat santai bercengkrama dengan dua ular yang bisanya bisa membunuh gajah dewasa ini. Di tangan Ice yang biasa bertelanjang dada ini, hewan melata tersebut tampak tidak berkutik. Mengikuti semua perintah dan keinginan Ice. Setiap yang melihat aksi Ice bergidik ngeri.

Ice memang dikenal sebagai pawang ular. Sudah seminggu belakangan ini aksinya dipertontonkan pada warga sekitar. Pria asal Desa Mentulik, Sungaipagar, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar itu terlihat santai dan tanpa takut memegangi dua ekor ular paling mematikan didunia itu.

Aksi yang membuat bulu roma berdiri karena dua ular yang digenggamannya terlihat begitu besar. Roni teman sepermainan Ice seperti dilansir potretnews.com dari laman tribunpekanbaru.com, Jumat (31/3/2017) menceritakan bahwa sudah kebiasaan Ice menangkap ular. Ice juga disebutnya sudah kebal pada racun ular.
"Sudah pernah digigit kobra. Tapi tidak berdampak buruk. Hanya pernah demam saja. Setelah itu kembali sembuh," cerita Roni.

Anak yang Pendiam
Ice dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Itu karena latar belakang pendidikannya. Itu pula yang menjadikan Ice janrang berinteraksi dengan warga sekitar. "Tapi dengan saya dia mau berbicara. Dia memang suka memainkan ular. Sejak seminggu ini mulai banyak dilihat warga," ujar Roni. Dua ular king kobra dikandangkan di halaman depan rumah Ice.

Setiap sorenya jika tidak ada pekerjaan Ice akan bermain-main dengan ular tersebut. "Kadang warga sekitar meletakkan mangkuk sekedar pancingan bagi warga yang ingin memberikan sedikit rezeki," papar Roni.

Roni turut mengunggah foto-foto aksi Ice lewat media sosial facebook. Pria asal Desa Mentulik, Sungaipagar, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar itu terlihat santai dan tanpa takut memegangi dua ekor ular paling mematikan di dunia itu.

Dari pantauan tribunpekanbaru.com, akun milik M Iral Septiadi pertamakali mengunggah foto aksi Ice (16 jam lalu) setidaknya sudah di sukai 652 kemudian dikomentari sebanyak 38 dan telah dibagikan sebanyak 473 kali.

Komentar dari netizen pun beragam-ragam. Seperti pemilik akun @Temma Thabanie : Gila ni orang..mantap.
Kemudian ada yang berucap ngeri seperti yang ditulis pemilik akun @edi Wahyudi: Alamak seram x ku tengok.
Bahkan salah satu akun justru membandingkan aksi Ice dengan Panji (panji snag penakluk).

Seperti yang ditulis akun @Gatot Bayu Rock BF : ini mah ilmunya jauuuh diatas di panji.. mantaab.!.
Sampai berita ini ditulis, akun milik M Iral Septiadi masih dikementari dan di like netizen. ***

Editor:
Muh Amin

Kategori : Riau, Kampar, Umum, Peristiwa
wwwwww