PotretNews.com Minggu 19 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Aparat Jatanras Polda Riau Dilibatkan Buru Pelaku Pembunuhan Sadis yang Korbannya Dipotong-potong setelah Tewas Ditikam di Ruko Biliar Desa Tanjungmedang Bengkalis

Aparat Jatanras Polda Riau Dilibatkan Buru Pelaku Pembunuhan Sadis yang Korbannya Dipotong-potong setelah Tewas Ditikam di Ruko Biliar Desa Tanjungmedang Bengkalis

Ilustrasi.

Selasa, 28 Maret 2017 18:57 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Hingga Selasa (28/3/2017), aparat gabungan masih memburu terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi berinisial He (31 tahun). Perburuan bahkan melibatkan Sub-Direktorat III Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Polda Riau.Kuat dugaan He sudah melarikan diri dari Riau, bahkan Pulau Sumatera. Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau untuk memburu pelaku.

"Kita berharap segera tertangkap. Anggota Satreskrim kita dan pihak Jatanras Polda Riau sampai sekarang masih melakukan pengejaran," urai AKBP Hadi Wicaksono, dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.
Hadi Wicaksono melanjutkan, kasus ini sangat menjadi atensi. Ia juga telah berkoordinasi dengan sejumlah polres lainnya, yang disinyalir jadi lokasi pelarian He. "Sudah kita koordinasikan," ucapnya memastikan.

Pembunuhan yang dilakukan He ini bikin bulu kuduk merinding. Aksinya sungguh sadis. Pertama pelaku menikam korbannya bernama Bayu Santoso dengan sebilah sangkur dan pisau lipat dari belakang.

Ads
Untuk menghilangkan jejak, ia lalu memotong-motong tubuh korban menjadi beberapa bagian alias dimutilasi. Potongan jasad ini ia masukkan ke dalam travel bag yang disembunyikan di dalam drum ruko miliknya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (24/3/2017) tengah malam lalu di Ruko miliknya, Desa Tanjungmedang, Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Diduga pelaku sudah merencanakan pembunuhan ini, sebab ia dengan sengaja meminta Bayu untuk datang.

Setelah itu He mengunci pintu Rrko. Di dalam Bayu tidak sendiri, melainkan ada dua orang lainnya. Mereka berdua inilah yang menyaksikan sendiri ketika He menancapkan sangkurnya ke tubuh Bayu, hingga korban ambruk bersimbah darah.

Lantaran takut jadi korban berikutnya, kedua orang itu kabur dan sembunyi di hutan desa setempat. Barulah pada Senin (27/3/2017) kemarin kasusnya dilaporkan ke Mapolsek Rupat Utara. Tim yang bergerak ke ruko itu lantas menemukan jasad korban yang sudah dimutilasi di dalam travel bag. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Riau, Bengkalis, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww