PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Polisi Selidiki Tumpahan Minyak Sawit Milik PT Nagamas yang Mencemari Laut Dumai

Polisi Selidiki Tumpahan Minyak Sawit Milik PT Nagamas yang Mencemari Laut Dumai

Tumpahan CPO milik PT Naga Mas saat bongkar muat ke Kapal MV Ark Progress berbendera India di Dermaga B PT Pelindo 1 Dumai.

Senin, 27 Maret 2017 11:45 WIB
DUMAI, POTRETNEWS.com - Kepolisian Resort (Polres) Kota Dumai tengah menyelidiki kasus tumpahan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di perairan laut Dumai, Provinsi Riau, milik PT Nagamas. Minyak sawit itu tumpah ketika sedang dipindahkan ke kapal MT ARK Progress berbendera India, Sabtu (25/3/2017) kemarin."Petugas sudah mengambil barang bukti berupa sampel minyak CPO yang tergenang, serta memeriksa sejumlah saksi," ujar Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting, Minggu (26/3/2017) dilansir potretnews.com dari merdeka.com.

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini karena masih mencari unsur pidana dan penanggung jawab insiden tersebut. Jika sudah melengkapi bahan dan keterangan, perlu dilakukan gelar perkara terlebih dulu.

"Minyak CPO dari pabrik ke kapal berbendera India di dermaga B Pelindo Dumai ini direncanakan dengan volume muat 4.000 ton dimulai sejak Jumat hingga Sabtu. Tapi saat pelaksanaan loading itu, CPO tumpah ke perairan," ucap Donal.

Ads
Dari keterangan saksi, ketika proses pemindahan minyak CPO hampir selesai, dilakukan pembersihan pipa hubung penyalur minyak ke kapal dengan cara membuat penembakan tekanan angin ke dalam pipa.

"Saat angin mulai ditembakan, pipa penghubung masih tersalur ke dalam tanki kapal. Tapi lubang utama di bagian atas tidak ditutup, akibatnya minyak dari tanki tampung tersembur ke luar," jelas Donal.

Tak ayal, minyak CPO bersemburan dan tumpah ke dalam laut diperkirakan lebih kurang 100 kilogram. Kejadian itu membuat pihak PT Nagamas membersihkan minyak CPO yang tumpah dengan menggunakan kapal pompong milik nelayan setempat.

"Kemudian minyak dikumpulkan ke dalam tong besi, upaya pembersihan tersebut berlangsung selama 3 jam," jelas Donal.

Meski tumpahan minyak CPO kini tidak terlihat lagi di sekitar pelabuhan dermaga B Pelindo Jalan Datuk Laksamana Dumai, namun bekas tumpahan masih tersisa.

"Dari pemeriksaan dokumen yang dilakukan polisi, diketahui penanggung jawab pelaksana proses pemindahan minyak CPO yakni petugas loading master bernama Dedi dan Bambang," ucap Donal. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Riau, Dumai, Umum, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww