PotretNews.com Senin 20 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Pernah Bolak-balik ke KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi PON Riau, Skandal Papa Minta Saham dan Sekarang Terseret Proyek E-KTP, DPR Sebaiknya Jangan Dipimpin Novanto

Pernah Bolak-balik ke KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi PON Riau, Skandal Papa Minta Saham dan Sekarang Terseret Proyek <i>E-KTP</i>, DPR Sebaiknya Jangan Dipimpin Novanto

IIustrasi/Seyta Novanto menjadi saksi di Pengadilan Tipikor dalam kasus korupsi PON Riau, beberapa waktu silam.

Minggu, 19 Maret 2017 14:25 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com – Kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP yang menyeret nama Ketua DPR Setya Novanto, dinilai mempengaruhi citra kelembagaan dewan di mata masyarakat.Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago pun sependapat dan memandang bahwa DPR sebagai representasi rakyat sebaiknya dipimpin oleh figur yang benar-benar bersih.

“Kalau saran saya memang ketua DPR jangan banyak kontroversi dan tersandera banyak kasus. Ketua DPR ke depan harus yang benar-benar bersih dan berintegritas,” kata Pangi, Minggu (19/3/2017), yang dilansir potretnews.com dari jpnn.com.

Diketahui bahwa Setya Novanto sebelummya permah mengundurkan diri dari ketua DPR, akibat dirongrong skandal Papa Minta Saham dan pencatutan nama Presiden Joko Widodo.

Ads
Namun, ketua umum DPP Partai Golkar itu kembali didudukkan di kursi empuk ketua DPR, setelah rekaman percakapan skandal Papa Minta Saham, dinilai ilegal dan tak bisa dijadikan barang bukti didasarkan putusan Mahkamah Konstitiso (MK).

Nama Novanto di pusaran kasus korupsi bakan kali ini saja. Pada 2012 lalu, dia pernah bolak-balik ke KPK sebagai saksi untuk mantan Gubermur Riau Rusli Zainal, terkait proyek sarana prasarana PON Riau.

Dia diperiksa karena pernah melakukan pertemuan dengan Rusli Zainal membahas proyek tersebut. Tapi, Setya Novanto membantah terlibat di perkara tersebut.

Nah, Pangi menduga bahwa Setya Novanto telah tersandera oleh beberapa kasus yang pernah menyeret namanya, termasuk di kasus dugaan korupsi e-KTP.

“Ini juga barangkali mengapa Setya Novanto mulus jadi ketua DPR dan ketua umum parpol. Karena dicari figur yang banyak masalah, sehingga lebih mudah menyandera. Atau kalau macam-macam bergaining lawan politik makin kuat karena kartu mati banyak dipegang lawan politiknya,” tandas Pangi ***

Editor:
Muh Amin

Kategori : Riau, Umum, Politik, Hukrim
Tour de Siak 2018
wwwwww