PotretNews.com Senin 17 Desember 2018
Home > Berita > Riau

Daripada Dikawal Satpam, Anggota DPRD Riau Ini Lebih Senang Didampingi Staf Ahli, ”Untuk Apa Dikawal-kawal...”

Daripada Dikawal Satpam, Anggota DPRD Riau Ini Lebih Senang Didampingi Staf Ahli, ”Untuk Apa Dikawal-kawal...”

Ilustrasi.

Jum'at, 10 Maret 2017 12:20 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Beberapa Anggota DPRD Riau mengaku tidak tahu adanya kebijakan pendampingan satuan pengamanan (satpam). Pengawalan satpam untuk masing-masing anggota dewan dinilai tidak perlu dilakukan. Karena lebih penting dan dibutuhkan adalah staf ahli."Kalau saya, tak perlu dikawal satpam. Untuk apa dikawal satpam, untuk kantor mungkin perlu, tapi kalau pribadi, saya rasa tidak perlu," kata Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau, Yulianti, seperti diberitakan GoRiau.com, Kamis (9/3/2017), yang dilansir potretnews.com.

Menurutnya, yang diperlukan anggota dewan bukan satpam, tapi staf ahli yang dianggap bisa membantu kinerja. Apalagi diakuinya, masing-masing anggota dewan terdiri dari disiplin ilmu yang berbeda.

"Saya memang belum dapat informasi pasti tentang itu. Tapi kalau memang iya dilakukan, saya rasa tidak perlulah. Staf ahli perlu, apalagi saat anggota dewan pergi kunker ke daerah, maka staf ahli bisa membantu," ungkapnya.

Ads
Hal senada juga dikatakan H. Mansyur HS, Anggota DPRD Riau dari PKS. Dia menegaskan, yang dibutuhkan anggota dewan saat ini tenaga staf ahli, bukan satpam. Jika tidak ada staf ahli, maka penambahan staf ahli komisi atau fraksi, perlu dilakukan.

"Kalau anggaran daerah tak memungkinkan untuk itu, maka cukup dengan menambah staf ahli di komisi atau fraksi," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, dari 136 personel satpam yang ditugaskan di dewan, 65 di antaranya bakal ditugaskan menjadi pengaman bagi masing-masing Anggota DPRD Riau yang jumlahnya 65 orang. Hal itu diakui Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau.

"Dari 136 personel pengamanan, 65 di antaranya yang melekat ke masing-masing Anggota DPRD Riau. Selebihnya ada untuk gedung dewan dan rumah pimpinan dewan," kata Sekretaris DPRD Riau Kaharuddin, kemarin.

Anggaran satpam ini masuk ke dalam pengamanan gedung dewan yang totalnya mencapai Rp5,6 miliar dari Rp6,1 miliar dalam pagu lelang yang dianggarkan dalam APBD Riau. PT Karya Satria Abadi (KSA) merupakan perusahaan yang memenangkan lelang pengamanan tersebut. ***

Editor:
Muh Amin

wwwwww