PotretNews.com Sabtu 15 Desember 2018
Home > Berita > Umum

Pulang Kenduri, Seorang Ibu di Desa Tanahdatar Inhu Syok Lihat Anaknya Tewas Gantung Diri

Pulang Kenduri, Seorang Ibu di Desa Tanahdatar Inhu Syok Lihat Anaknya Tewas Gantung Diri

Korban ketika ditemukan.

Jum'at, 27 Januari 2017 11:15 WIB
RENGAT, POTRETNEWS.com - Adi Purwanto (18) ditemukan tergantung dengan tali nilon di lantai atas rumahnya di Jalur F, Desa Tanahdatar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Peristiwa itu sontak menggegerkan warga daerah setempat."Kejadiannya Kamis (26/1/2017) sekira pukul 18.30 WIB, ketika saksi Nurhayati (44) yang merupakan ibu kandung korban pulang ke rumah sehabis kenduri dari rumah keluarganya yang juga berada didaerah itu," kata Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Iptu Yarmen Djambak, dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Dikatakan Yarmen, setiba di rumah, Nurhayati mendengar suara HP milik korban berdering di lantai atas rumah. Karena terus berdering, Nurhayati berniat mematikan HP tersebut. Saat itu pula, ia kaget saat melihat korban dalam keadaan tergantung.

Spontan, saksi langsung berteriak histeris meminta tolong dan membuat warga sekitar berdatangan ke rumah itu dan menurunkan korban. "Setelah menghubungi pihak Polsek Rengat Barat, jasad korban langsung dibawa warga ke RSUD Indrasari Pematang Reba untuk diperiksa," tutur Yarmen.

Ads
Berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim dokter RSUD, disimpulkan korban meninggal murini akibat gantung diri. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan. Hanya saja, pada bagian leher korban terdapat luka jejas atau memar dan biram bekas gantungan tali yang menyebabkan korban meninggal," jelas Yarmen.

Selain itu sambung Yarmen, kondisi lidah korban saat diturunkan warga sudah terjulur. Demikian juga dengan kemaluan korban mengeluarkan cairan bercampur darah. "Semua itu merupakan tanda khusus korban tewas akibat gantung diri," jelasnya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Begitu juga dengan ibu korban menyatakan telah iklas menerima kematian anaknya itu.

"Hingga saat ini tidak seorangpun yang mengetahui penyebab korban nekat gantung diri. Kuat dugaan, semua itu dilakukan korban akibat depresi yang dialaminya," ujar Yarmen. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Umum, Inhu
wwwwww