PotretNews.com Jum'at 14 Desember 2018
Home > Berita > Riau

Demi Jadi Pegawai Honorer di Dinas PU Provinsi Riau, Yusuf Saputra Kehilangan Rp15 Juta akibat Ditipu Kenalannya

Demi Jadi Pegawai Honorer di Dinas PU Provinsi Riau, Yusuf Saputra Kehilangan Rp15 Juta akibat Ditipu Kenalannya

Ilustrasi.

Selasa, 17 Januari 2017 14:43 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Aksi penipuan modus calo penerimaan pegawai honorer kembali terjadi di Kota Pekanbaru, Riau. Kali ini, Yusuf Saputra menjadi korban penipuan dan merugi hingga belasan juta.Dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, dugaan penipuan yang dialami pria berusia 27 tahun itu, Kamis (7/4/2016) silam, saat dirinya bertemu dengan terduga pelaku berinisial If (40) di Jalan Kuantan I, Kecamatan Limapuluh, sekira pukul 15.00 WIB.

Saat itu, pelaku menjanjikan bisa membantu korban diterima bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau, dengan syarat menyerahkan sejumlah uang sebagai pelicin.

Karena korban sudah saling mengenal dengan pelaku, korban percaya dan akhirnya menyerahkan uang Rp15 juta kepada pelaku, dengan harapan dia dapat segera diterima bekerja di PU Provinsi Riau.

Ads
Namun, setelah ditunggu-tunggu, korban tak juga dipanggil untuk bekerja. Korban pun meminta uangnya kembali. Tapi, pelaku terus menghindar dan mengelak saat korban meminta kembali uangnya.

Merasa tertipu, korban akhirnya mengambil langkah hukum dan melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pekanbaru, agar pelaku dapat segera ditindak dan uangnya kembali.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmad Wibowo, saat dikonfirmasi, Selasa (17/1/2017) membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan penipuan tersebut.

"Korban baru melapor, Senin (16/1/2017) kemarin. Sekarang, sedang kita selidiki dan meminta keterangan korban," kata kasubbag.

Terkait kasus penipuan itu, Kasubag mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan modus penerimaan kerja dengan uang pelicin. "Jelas itu penipuan," ujarnya. ***

Editor:
Farid Mansyur

Kategori : Riau, Umum, Hukrim
wwwwww