PotretNews.com Senin 17 Desember 2018

Berikut Penjelasan MUI Bengkalis Terkait Temuan Hiasan dan Tasbih Berlafal Allah di Kelenteng Kawasan Kucing Gila Kecamatan Bantan

Berikut Penjelasan MUI Bengkalis Terkait Temuan Hiasan dan Tasbih Berlafal Allah di Kelenteng Kawasan Kucing Gila Kecamatan Bantan

Ketua MUI Bengkalis H Amrizal.

Selasa, 03 Januari 2017 16:32 WIB
BENGKALIS, POTRETNEWS.com -Warga Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dihebohkan adanya hiasan berlafal Allah yang terpajang di kelenteng di daerah Kucing Gila Jalan Bantan, Selasa (3/1/2017).Dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, H Amrizal membenarkan adanya termuan tersebut. Saat ini MUI, KUA Kecamatan Bantan dan semua komponen masyarakat melakukan pertemuan guna memutuskan apakah hal ini mengandung unsur penistaan agama atau tidak.

”Sambil menunggu hasil pertemuan tersebut, MUI mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak terpancing melakukan hal-hal yang bisa merugikan. Pihak kepolisian juga saya dengar sedang melakukan pemeriksaan terhadap pemiliknya, kita tunggulah apa hasilnya,” kata Amrizal kepada wartawan, Selasa (3/1/2017).

Amrizal berpendapat, tempat penemuan atribut berlafalkan Allah itu tidak bisa dikategorikan kelentang, tapi tempat ritual yang diprakarsai seseorang atau kelompok tertentu untuk ritual tertentu pula.

Ads
”Menurut saya, itu bukan kelentang atau tempat ibadah agama. Tapi lebih pada tempat ritual yang didirikan seseorang atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Untuk itu, sekali lagi dirinya mengimbau kepada masyarakat, khususnya umat Islam untuk menahan diri menyikapi temuan tersebut. Jangan mengambil tindakan yang dapat merugikan sambil menunggu hasil pertemuan pihak kecamatan dan hasil pemeriksaan pihak kepolisian terhadap pengelola tempat tersebut.

Disinggung apakah temuan tersebut ada unsur kesengajaan atau ada upaya pihak tertentu yang sengaja meletakkannya di tempat tersebut, Ketua MUI tidak mau berandai-andai. Apalagi saat ini isu-isu keagamaan sangat banyak muncul. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Bengkalis, Umum, Peristiwa
wwwwww