PotretNews.com Selasa 22 Januari 2019
Home > Berita > Umum

Penggiat Motor Trabas dari Riau Ikut Jajal Alam Lembah Gumanti Solok Sumbar

Penggiat Motor Trabas dari Riau Ikut Jajal Alam Lembah Gumanti Solok Sumbar

Suasana jelang pelepasan peserta trabas Jelajah Alam Lembah Gumanti 2 di halaman Convention Alahan Panjang, Minggu (25/12/2016).

Selasa, 27 Desember 2016 08:35 WIB
AROSUKA, POTRETNEWS.com – Sedikitnya seribuan penggiat motor trabas dari beberapa daerah seperti Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu dan Muaro Bungo kembali menjajal terjalnya alam perbukitan di daerah selatan Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).Kegiatan Jelajah Alam Gumanti (Jelag) 2 ini dibuka oleh Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin di kawasan convention hall Alahan Panjang, Minggu (25/12/2016).

Selepas membuka acara, Wabup Yulfadri Nurdin bersama Senator DPD RI asal Sumbar Nofi Candra langsung menjajal tantangan dengan menempuh rute yang dimulai dari convention hall di kawasan wisata Danau Diatas menuju Central Park, Bukik Cambay-Rimbo Data –Bukik Okoh- Salimpat dan kembali lagi ke Convention Hall Alahan Panjang.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengenalkan destinasi wisata yang dimiliki oleh Kab. Solok kepada dunia luar,” kata ketua panitia Marnofri Hendri seperti dikutip potretnews.com dari harianhaluan.com.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin menyebut pihak pemerintah daerah saat ini sangat serius mengembangkan berbagai potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Solok menjadi destinasi wisata terbaik di Sumbar. Keseriusan itu diwujudkan melalui berbagai program dan pembenahan fasilitas penunjang pariwisata itu sendiri.

Kawasan wisata Bukit Cambai dengan pemandangan kein­dahan 4 danau dan 4 gunungnya baru dibuka dalam 1 tahun terakhir. Namun diakuinya dari segi fasilitas masih banyak yang mesti dilengkapi, terutama pembenahan infrastruktur jalan menuju ke lokasi tersebut.

"Ini akan menjadi PR pemerintah daerah ke depan. Bagaimana kita menjadikan kawa­san Bukit Cambai dan kawasan lainnya di daerah ini menjadi destinasi wisata Sumbar ke depan,” kata wabup.

Searah dengan itu, anggota DPD RI asal Sumbar H. Nofi Candra mengungkapkan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan penggiat wisata di daerah itu yang ingin mengenalkan potensi wisata daerah kepada dunia luar.

Menurutnya, dalam lingkup wisata lokal Sumbar, potensi alam Kabupaten Solok memang sudah cukup dikenal, namun untuk kelas nasional dan in­ternasional, belum banyak wisatawan yang tahu keindahan yang dimiliki daerah penghasil markisa ini.

Pihaknya berharap, dalam upaya ke depan, pemerintah daerah mampu memaksimalkan keterlibatan pusat dalam penggarapan ini, seperti pihak kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, serta anggota DPR RI dan DPD RI.

“Di sinilah peran pemda, bagaimana pemda bisa menghadirkan pemerintah pusat dalam konteks secara kelembagaan dan bukan secara personal. Agar upaya yang kita lakukan ini lebih cepat ditindak lanjuti,” kata senator yang juga putra Kabupaten Solok ini.

Pihaknya mengaku, dari beberapa kawasan wisata yang dikunjunginya, potensi Bukit Cambai tidak kalah dengan daerah lain, karena konsep yang ditawarkan sangat berbeda dengan kawasan lain yang lebih banyak menawarkan wisata laut dan danau.

Sementara Bukit Cambai lebih mengedepankan wisata petualangan bukit, gunung dan lembah seperti kawasan Batu Malang dan Gunung Bromo.

"Soal potensi kita tidak kalah, tinggal lagi bagaimana menelurkan konsep yang sudah ada sekarang ini menjadi sebuah aksi nyata untuk pembangunan pariwisata di daerah kita ini,” ujarnya. ***

Editor:
Fanny R Sanusi

Kategori : Umum, Riau
wwwwww