PotretNews.com Selasa 22 Januari 2019
Home > Berita > Umum

Ada Santri Hapal 5 sampai 30 Juz Alquran, Asisten III Setdakab Inhu Djamilah Terkesima

Selasa, 29 November 2016 08:26 WIB
Advertorial
ada-santri-hapal-5-sampai-30-juz-alquran-asisten-iii-setdakab-inhu-djamilah-terkesimaAsisten III Setdakab Inhil Dra Hj Djamilahfoto bersama santri.
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Asisten III Setdakab Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau Djamilah mengaku terkesima saat silaturrahmi ke Pondok Pesantren Salafiyah Islamiyaj Al-Baaqiyatussa'adiyyah, Parit 6 Tembilahan Hulu pada Sabtu (26/11/2016) lalu.Kedatangan Djamilah bersama beberapa pejabat di Pemkab Inhil ini bertujuan memberikan bantuan dalam rangka sempena Peringatan HUT ke-45 Korpri tahun 2016 yang berkerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Inhil.

"Saya terkesima bahwa Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah memiliki 534 santri yang sebagian ada hapal 5 juz dalam Alquran, bahkan sebagian ada yang hapak 30 juz," ungkap Djamilah yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Inhil.

Dikatakannya, melihat pondok pesantren Al-Baaqiyatussa'adiyyah saat ini perlu perhatian pemerintah. "Perlu ada perhatian terhadap sarana prasarana dan pembinaan santrinya sendiri," tuturnya. Melalui Pondok Pesantren Al-Baaqiyatussa'adiyyah Djamilah berharap anak-anak santri bisa menjadi penerus bagi para ulama ke depannya.

"Apalagi para santri sudah ada yang hapal hingga 30 juz Alquran. Hanya orang tertentu yang diberikan hidayah yang bisa menghafal Alquran dan anak diberikan berkah Allah Swt dibawah bimbingan dan pengasuh dan guru bersyukur kepada allah bisa menerima ilmu di pondok pesantren ini," imbuhnya.

Sementara itu, KH Abd Muis Kurnain Sebagai Pengasuh PP.Salafiyah Islamiyah Al-Baaqiyatussa'adiyyah berterima kasih atas kunjungan Korpri dan Dinas Sosial. Dia menerangkan sekilas lintas bahwa pondok pesantren Al-Baaqiyatussa'adiyyah dibangun tahun 2000.

"Jadi sampai hari ini 2016, ponpes ini sudah masuk dewasa. Mula-mula pondok ini ada 11 orang santri pada tahun 2000 dan alhamdullilah tahun-ke tahun santri-santrinya bertambah sehingga sampai hari ini lebih 534," jelasnya.

Dengan jumlah santri saat ini, dia mengatakan kekurangan lokal. Saat ini Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah hanya memiliki 7 lokal. "Jadi ada yang belajarnya di musala," ucap KH Abd Muis.

Dia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian sumbangan dan bantuan kedepan pondok ini lebih maju dan lebih baik lagi dalam membina generasi muda islam yang memiliki ilmu agama dan berakhlakul karimah.

Untuk diketahui, Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah juga menyediakan ujian paket B yang setara Madrasah Tsanawiyah dan paket C yang setara madrasah aliyah. Jadi, setelah tamat di Ponpes Al-Baaqiyatussa'adiyyah, para santri juga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. (adv/pemkab/suf)

Kategori : Umum, Inhil
wwwwww