PotretNews.com Sabtu 26 Mei 2018
Home > Berita > Rohil

Per 6 Agustus, Sudah 1.555 Hektar Hutan dan Lahan Riau Terbakar

Per 6 Agustus, Sudah 1.555 Hektar Hutan dan Lahan Riau Terbakar

Lahan yang terbakar dipotret dari udara. (foto: detik.com)

Senin, 08 Agustus 2016 13:43 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Provinsi Riau merupakan salah satu daerah yang selalu menjadi langganan kebakaran hutan dan lahan. Hingga hari ini tercatat 1.555 hektare hutan dan lahan di Bumi Lancang Kuning –julukan Riau– musnah.Demikian disampaikan staf Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Lettu Sheriff Yanuardi. Jumlah ini merupakan hitungan kebakaran hutan dan lahan pada Januari hingga 6 Agustus 2016.

"Ini merupakan data dari Satgas Gabungan Udara dan Darat Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau," ucapnya, Senin (8/8/2016).

Guna menanggulanginya, Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau sudah melakukan upaya pemadaman. Helikopter UR CMI milik BNPB sudah melakukan water bombing (bom air) di dua lokasi yakni di Tapung Hulu, Kabupaten Kampar; dan Tasis Serai, Kabupaten Bengkalis.

Ads
"Di sana sudah dilakukan sebanyak 1.271 kali water bombing dengan jumlah air 4.829.800 liter," ucap staf Dinas Operasi Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadi di Pekanbaru.

Kemudian Helikopter Superpuma (PK-DAN) sudah 1.356 kali sortiedengan jumlah 5.424.000 liter. Helikopter UR-CMT milik BNPB 1 sortie 16 kali water bombing di Bangun Purba, Kabupaten Rohul. Sampai hari ini Helikopter UR-CMT sudah melakukan 569 kali water bombing dengan air sebanyak 2.162.200 liter.

Sementara Air Tractor (VH-NWU) sudah melaksanakan 93 kali sortiedengan jumlah air 285.200 liter. Lokasi pengeboman air berada di Tasik Serai, Kabupaten Bengkalis.

"Sedangkan Air Tractor (VW-AWU) sortie 6.200 liter di Bangun Purba, Kabupaten Rohul; dan Tasik Serai, Bengkalis. Sampai hari ini Air Tractor (VW-AWU) sudah melakukan 83 kali sortie dengan jumlah air 254.200 liter," jelasnya lagi. ***

Editor:
Farid Mansyur

Sumber:
Okezone.com

loading...
Pesona Siak
wwwwww