BMKG Deteksi 52 Titik Panas akibat Kebakaran Hutan di Sumatera

BMKG Deteksi 52 Titik Panas akibat Kebakaran Hutan di Sumatera

Ilustrasi/Kebakaran hutan dan lahan.

Sabtu, 06 Agustus 2016 09:27 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyebutkan, satelit mendeteksi 52 titik panas dengan tingkat kepercayaan atas kebakaran hutan dan lahan 50 persen berada di Sumatera. "Sensor modis terpasang di satelit Terra maupun Aqua, sore ini terpantau total 52 titik panas di daratan Sumatera," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Jumat (5/8/2016).

Dia menjelaskan, puluhan titik panas tersebut tersebar di tujuh provinsi dari total 10 provinsi di pulau terbesar ketiga di Indonesia dengan luas 473.481 kilometer per segi.

Slamet merinci tujuh provinsi itu kali ini terkonsentrasi di Sumatera Barat, terpantau 16 titik panas dan di Sumatera Selatan terdeteksi 14 titik panas.

Lalu Lampung menyumbang sembilan titik panas, di Riau sendiri memberi sumbangan tujuh titik, Bangka Belitung tiga titik, Bengkulu dua titik dan Sumatera Utara tercatat satu titik panas.

"Tujuh titik panas di Riau, terpantau satelit berada pada dua kecamatan di Kabupaten Kampar yakni tiga di XII Koto Kampar dan dua di Kampar Kiri," katanya.

Sisanya sebanyak dua titik panas lagi, lanjut dia, terdeteksi satelit berada di wilayah Kecamatan Singingi Hilir di Kabupaten Kuantan Singingi.

"Titik panas yang kemungkinan jadi titik api dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen atau berpotensi karlahut terjadi dua titik berada di XII Koto Kampar," ucap Slamet.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dilaporkan fokus memantau kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan di lima kecamatan di Ogan Komering Ilir karena lokasi ini terbakar setiap tahun. ***

Editor:
Akham Sophian

Sumber:
Okezone.com

Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id