PotretNews.com Rabu 17 Oktober 2018
Home > Berita > Umum

Hanya Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela, Chevron Bantah PHK 806 Karyawan

Hanya Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela, Chevron Bantah PHK 806 Karyawan

Ilustrasi.

Kamis, 05 Mei 2016 21:19 WIB
JAKARTA. POTRETNEWS.com - PT Chevron Pacific Indonesia dikabarkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 806 orang karyawannya. Namun hal itu dibantah oleh pihak perusahaan.Senior Vice President, Policy, Government, and Public Affairs Chevron Indonesia Yanto Sianipar mengakui, memang ada pengurangan sejumlah karyawan. Namun hal itu bersifat sukarela. Pasalnya perusahaan sebelumnya menawarkan kepada seluruh karyawannya untuk mengundurkan diri.

"Bukan PHK judulnya, judulnya memang memutuskan untuk mengundurkan diri secara sukarela. Jadi kita punya penawaran, mau diambil atau tidak. Kalau enggak mau diambil ya tetap bekerja. Siapa saja, 6.000 lebih pegawai kita tawarkan semua," tegasnya di Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Yanto mengakui, memang sejak tahun lalu pihaknya telah melakukan penyesuaian bisnis model. Hal itu menyikapi fluktuasi perkembangan bisnis yang tidak seperti yang diharapkan.

Ads
"‎Program yang kita lakukan sejak tahun lalu adalah penyesuaian bisnis model di Chevron menyikapi banyaknya perubahan yang terjadi di perusahaan kita," imbuh dia.

Perubahan model bisnis tersebut berujung pada perampingan karyawan. Oleh karena itu perusahaan asal Amerika Serikat itu menawarkan karyawannya untuk melakukan pengunduran diri.

"Jadi kita menyiapkan perubahan, dan perubahan itu menyebabkan organisasi yang berubah. Nah program itu sukarela, jadi setiap pegawai diberikan kesempatan mau ambil atau tidak. Kalau dia ambil dia tetap sebagai pegawai, kalau tidak dia akan dapat kompensasi," terangnya.

Namun sayangnya, Yanto enggan menyebutkan berapa jumlah karyawan yang sudah mengundurkan diri. Dirinya berkilah karena proses tersebut masih berlangsung.

"Saya nggak bisa disclose (karyawan mengundurkan diri secara sukarela). Masih dalam proses, kita enggak bisa kasih tahu jumlahnya. Jadi penyesuaian terhadap model bisnis yang baru. Sehingga tentu saja berubah organisasinya," tandasnya.

‎Sekadar informasi, Chevron Indonesia dilaporkan telah memberhentikan 806 karyawannya hingga akhir April 2016, dari rencana pengurangan karyawan yang sebesar 1.600 pekerja. Angka tersebut, berdasarkan PHK yang dilakukan perusahaan multinasional ini dalam dua bulan terakhir, baik di Provinsi Riau dan Pulau Kalimantan. ***

Editor:
Akham Sophian

Sumber:
Okezone.com

Kategori : Umum
wwwwww