PotretNews.com Senin 19 Februari 2018

Main "Game Online" 22 Hari tanpa Henti, Rustam Tewas di Rusia

Main

Rustam (17), tewas setelah main game online 22 hari nyaris tanpa henti.

Kamis, 03 September 2015 23:43 WIB
MOSKWA, POTRETNEWS.com - Seorang remaja asal kota Uchaly, Republik Bashkortostan, Rusia, tewas setelah bermain sebuah game online selama 22 hari nyaris tanpa henti. Rustam (17), nama remaja itu, harus berada di rumah karena mengalami patah kaki. Karena merasa bosan, Rustam kemudian memainkan sebuah game online bernama Defence of the Ancients nyaris tanpa henti, kecuali untuk makan dan tidur.Penyidik mengatakan, remaja ini memang kecanduan permainan tersebut. Selama satu setengah tahun terakhir, Rustam setidaknya sudah 2.000 jam bermain. Jadwal harian Rustam adalah rata-rata memainkan game itu selama 6,5 jam.

Kecanduan itu semakin meningkat hingga dia bermain nyaris tanpa henti selama 22 hari yang berujung kematiannya. Kedua orang tua Rustam mengatakan kepada situs BlokNot, biasanya mereka mendengar jemari Rustam menekan-nekan keyboard komputernya.

Namun pada 30 Agustus lalu, tak ada suara yang terdengar dari dalam kamarnya. Saat kamar dibuka, Rustam tak bergerak. Kedua orangtuanya segera melarikan bocah itu ke rumah sakit. Namun, dia dinyatakan meninggal dunia tak lama setiba di rumah sakit.

Ads
"Dalam 22 hari terakhir, korban diduga bermain game nyaris tanpa henti. Dia berhenti hanya untuk tidur sejenak dan menyantap kudapan," kata juru bicara kepolisian Uchaly, Svetlana Abramova."Sejak 8 Agustus, setelah kakinya patah, dia menghabiskan waktunya di rumah bermain game online," tambah Svetlana.

Pakar kesehatan, Azat Hafizov, menjelaskan penyebab kematian Rustam. Azat mengatakan, masalah yang dialami Rustam sama seperti yang dirasakan penumpang penerbangan jarak jauh yang harus duduk berjam-jam."Tubuhnya kemungkinan mengalami pembekuan darah yang berujung kematian. Kasus pembekuan darah terjadi pada separuh orang yang mengalami patah tulang," ujar Azat.***

loading...
(Mario A Khair)
Kategori : Internasional
Sumber:Kompas.com
wwwwww