PotretNews.com Minggu 09 Agustus 2020
Home >  Berita >  Kuansing

Bukannya Senang, Pemenang Lelang Malah Kaget karena Mobil Pemkab Kuansing yang Ditawarnya Rp45 Juta Tak Punya Mesin

Bukannya Senang, Pemenang Lelang Malah Kaget karena Mobil Pemkab Kuansing yang Ditawarnya Rp45 Juta Tak Punya Mesin

Mobil Mitsubishi L300 yang dilelang Pemkab Kuansing.

Senin, 09 Desember 2019 11:38 WIB

TELUKKUANTAN, POTRETNEWS.com — Sebanyak 17 unit dari 24 kendaraan dinas Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terjual lewat lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, 6 Desember 2019 lalu.

Pada lelang kali ini, ada beberapa kendaraan dinas yang tidak laku pada lelang sebelumnya, sukses terjual. Seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi L300.

Untuk Fortuner dengan limit Rp150,8 juta terjual dengan harga Rp194 juta. Sebelumnya, mobil ini tidak ada yang menawar. Berbeda dengan Mitsubishi L300 dengan nilai limit Rp6 jutaan. Pada lelang sebelumnya, ditawar Rp69 juta. Kali ini, mobil tersebut ditawar Rp45 juta.

”Pemenang yang dulu tak mengetahui bahwa mobilnya tak ada mesin. Setelah tahu, tak jadi diambilnya," ujar Kepala BPKAD Kuansing Hendra AP melalui Kabid Aset Hasvirta Indra, Senin (9/12/2019) pagi di Telukkuantan.

Dia menyebut, pemenang lelang kali ini juga tidak tahu kondisi mobilnya. Setelah dikonfirmasi, si pemenang lelang kaget. ”Dia nawar karena harga murah dan banyak peminat. Kemungkinan tak diambilnya juga,” ujar Virte.

Virte sangat menyayangkan kejadian seperti ini terulang kembali. Seharusnya, para peserta sudah memahami dan bisa melihat langsung kondisi ketika open house atau aamwijzing (proses pertemuan untuk penjelasan, red).

”Semoga, ke depannya tidak ada lagi seperti ini. Sebab, pemda yang dirugikan. Kalau ditawar dengan wajar, maka ada potensi PAD," pungkas Virte.***

Berita ini telah terbit di goriau.com dengan judul "Pemenang Lelang Kaget, Ternyata Mobil yang Ditawarnya Rp45 Juta Tak Punya Mesin"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Kuansing, Pemerintahan
Loading...
www www