PotretNews.com Minggu 20 September 2020

Bupati Mursini Bicara Sejumlah Keuntungan Program PSR di Singingi Hilir

Rabu, 05 Agustus 2020 22:31 WIB
Kasmalinda
bupati-mursini-bicara-sejumlah-keuntungan-program-psr-di-singingi-hilirBupati Kuansing Mursini berbicara tentang Program Peremajaan Sawit Rakyat di Singingi Hilir/ISTIMEWA

SINGINGI HILIR, POTRETNEWS.com — Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di KUD Tupan Desa Simpang Raya Kecamatan Singingi Hilir diluncurkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Mursini, Rabu (5/8/2020).

Dalam pidatonya bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan Kepada Dinas Pertanian setempat beserta jajarannya khususnya Bidang Perkebunan selaku leading sector yang mengelola Program Sawit Rakyat(PSR), Program ini merupakan Program Nasional yang dikelola secara lintas kementrian, lintas instansi, lintas sektor, dan lintas wilayah.

Pada bagian lain bupati menjelaskan, secara nasional PSR di bawah koordinasi dan pengawasan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, sedangkan pengelolaan keuangan berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit(BPDKS).

Program PSR ini, imbuh Mursini, dirancang pemerintah untuk membantu meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit rakyat sehingga mampu meningkatkan produksi dan pendapatan petani.

Di samping itu, kata dia, dapat pula meningkatkan pendapatan asli daerah dan peningkatan devisi negara dari kegiatan ekspor CPO dan KPO. Program PSR menurut Mursini juga dimaksudkan untuk target berikutnya yaitu para pekebun memiliki sertifikat Indonesia Suistanable Palm Oil (ISPO).

”Sertifikat ISPO ini merupakan keharusan bagi pabrik kelapa sawit dan para pekebun yang merupakan ketentuan secara nasional dan internasional,” ucap Mursini.

Adapun beberapa keuntungan yang dapat diperoleh oleh para pekebun yang mengikuti program PSR ini, tuturnya lagi, di samping bantuan dana hibah sebesar Rp25 juta per hektar untuk rekomendasi teknis yang dikeluarkan Ditjenbun kepada BPDKS sebelum tanggal 1 Juni 2020 dan Rp30 juta per hektar untuk rekomendasi.

Bupati Kuansing hadir ke tempat acara didampingi Kepala Dinas Pertanian Kuansing, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian, dan tim Program Percepatan Replanting Kelapa Sawit.

Kemudian terlihat juga Camat Singingi Hilir, Camat Singingi, Ketua Forum Komunikasi KUD F1-F10, Direktur utama PT Guna Tata Wahana, pimpinan Pusat Penelitian Kelapa sawit (PPKS) Medan, pimpinan PT Wanasari Nusantara, dan tokoh masyarakat. ***

       
        Loading...    
           
wwwwww