PotretNews.com Sabtu 19 Oktober 2019
Home > Berita > Umum

Lion Air Group Batalkan 81 Penerbangan Imbas Kabut Asap Karhutla di Riau

Lion Air Group Batalkan 81 Penerbangan Imbas Kabut Asap Karhutla di Riau

Ilustrasi. (REPUBLIKA)

Senin, 16 September 2019 08:16 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Riau, sejumlah penerbangan menjadi terganggu.Jarak pandang terbatas menjadi alasan maskapai membatalkan penerbangan. Seperti yang dilakukan grup Lion Air.

Lion Air dengan kode penerbangan JT, Wings Air, dan Batik Air membatalkan 81 penerbangan akibat adanya kebakaran hutan dan lahan, pada Ahad (15/9/2019) hingga pukul 18.00 waktu setempat.

Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan selama penerbangan. Dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan, Lion Air Group melakukan sejumlah kebijakan penerbangan.

Ads
Kami mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan (delay), kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base RTB), pengalihan pendaratan (divert) serta melakukan pembatalan penerbangan (cancel), di beberapa jaringan doemstik yang dilayani,” ungkap Corporate Communication Strategic Danang Mandala Prihantoro lewat siaran pers yang diterima, Minggu (15/9/2019).

Adanya cuaca buruk berupa kabut asap di wilayah Kalimantan dan Riau, mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum). Tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat,” ujar Danang.

Karhutla juga berpotensi mengakibatkan rotasi pesawat untuk sektor atau rute penerbangan berikutnya terganggu. "Lion Air Group menegaskan, bahwa berdasarkan situasi yang terjadi seluruh operasional dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP)," pungkasnya. ***

Berita ini telah tayang di rmolbanten.com dengan judul "Akibat Karhutla Kalteng Dan Riau, Lion Air Group Batalkan 81 Penerbangan"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Umum, Riau
       
        Loading...    
           
wwwwww