PotretNews.com Kamis 17 Oktober 2019

Seekor Kerbau Kurban Terpaksa Ditembak karena Kabur Saat Akan Disembelih di Kampar

Seekor Kerbau Kurban Terpaksa Ditembak karena Kabur Saat Akan Disembelih di Kampar

Detik-detik seekor kerbau kurban melarikan diri saat hendak disembelih oleh panitia kurban Hari Raya Idul Adha di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (11/8/2019). (KOMPAS.com)

Minggu, 11 Agustus 2019 16:45 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Warga di Desa Kualunenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, nyaris kehilangan satu ekor kerbau untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha 1440, Ahad (11/8/2019).

Sebab, kerbau tersebut kabur saat akan disembelih oleh panitia penyelenggara hewan kurban.

Namun, kerbau jantan itu akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh warga. Penangkapan dilakukan setelah kerbau tersebut ditembak dengan senapan angin. Salah satu warga Desa Kualu Nenas, Ridho Yusmar, membenarkan kejadian itu.

”Iya, tadi kerbaunya lari saat akan disembelih panitia kurban," kata Ridho, saat dihubungi, Ahad.

Ads
Ridho mengatakan, kejadian itu sempat membuat heboh warga. Kerbau berhasil ditangkap dengan cara ditembak, karena sebelumnya tidak ada warga yang berani menangkapnya dengan tangan kosong.

”Saya yang nembak tadi pakai senapan angin. Saya tembak di bagian kepalanya, sehingga kerbau tumbang dan langsung disembelih," katanya.

Ridho menyebutkan, kejadiannya sekitar sekitar jam 08.00 WIB. Untuk tahun ini, Desa Kualu menyembelih tiga ekor kerbau. Menurut Ridho, awalnya kerbau yang kabur ini sudah diikat kakinya dengan tali.

Namun, saat akan disembelih, kerbau berusaha melawan sehingga tali putus. Seekor kerbau kabur tersebut kemudian masuk ke semak-semak. "Alhamdulillah, akhirnya dapat kami tangkap lagi tak jauh dari lokasi pemotongan," pungkas Ridho. ***

Berita ini telah tayang di kompas.com dengan judul "Kabur Saat Akan Disembelih, Seekor Kerbau di Kampar Akhirnya Ditembak"

Editor:
Akham Sophian

       
        Loading...    
           
Kategori : Peristiwa, Kampar
       
        Loading...    
           
wwwwww