Menyeberang Malam-malam, Dua Petani Karet Tenggelam di Waduk PLTA Kotopanjang di Kampar

Menyeberang Malam-malam, Dua Petani Karet Tenggelam di Waduk PLTA Kotopanjang di Kampar

Petugas Basarnas Pekanbaru, petugas kepolisian, dan masyarakat, Minggu (3/2/2019), melakukan pencarian terhadap seorang petani yang tenggelam di Waduk PLTA Kotopanjang di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, sehari sebe

Minggu, 03 Februari 2019 18:27 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Dua orang pria tenggelam di waduk PLTA Kotopanjang, Desa Kotomasjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.
Satu dari mereka selamat tetapi satu korban lagi belum ditemukan.

”Satu korban yang selamat bernama Sarkim. Sementara temannya M Thoyib belum ditemukan," kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, Ahad (3/2/2019).

Dia mengatakan, kedua korban merupakan petani karet warga Kotomasjid, Kecamatan XIII Kotokampar. Mereka tenggelam saat menyeberang di Waduk PLTA Kotopanjang pada Sabtu malam sekira pukul 23.00 WIB.

”Kedua korban sehari-hari menyadap karet di seberang kampungnya. Sabtu malam mereka pulang ke kampung dan menyeberang di waduk PLTA menggunakan sampan," kata Kukuh.

Sesampainya di tengah waduk, lanjutnya, tiba-tiba datang angin kencang yang menyebabkan gelombang cukup besar menghantam sampan korban. ”Sampan korban oleng lalu tenggelam," kata Kukuh.

Dia menambahkan, satu orang korban saat ini masih dicari dengan cara menyisir lokasi korban tenggelam. "Pencarian kami lakukan bersama pihak kepolisian, BPBD, dan masyarakat setempat," demikian Kukuh. ***

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Petani Tenggelam di Waduk PLTA Koto Panjang di Riau"

Editor:
Akham Sophian

Kategori : Peristiwa, Kampar
wwwwww