Home > Berita > Riau

Tak Masuk Daftar 200 Mubalig Kemenag, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Tak Masuk Daftar 200 Mubalig Kemenag, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad. (foto: wikipedia)

Sabtu, 19 Mei 2018 22:15 WIB
RIAU, POTRETNEWS.com - Kementerian Agama merilis daftar nama 200 mubalig yang direkomendasikan untuk mengisi kegiatan keagamaan. Dari 200 mubalig yang terdaftar itu tak ada nama Ustad Abdul Somad sebagai yang direkomendasikan oleh Kementerian Agama.
Dilansir potretnews.com dari tempo.co, Rabu (18/5/2018), Ustad Abdul Somad merupakan salah satu Dai kondang di Tanah Air. Namun di dunia maya banyak kontroversi atas ceramah-ceramah yang dilakukan Abdul Somad.

Dalam unggahan di akun Instagram-nya, Ustad Abdul Somad menampilkan tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan seseorang. "Bagaimana tanggapan ustadz, Ustad tidak termasuk dalam 200 mubaligh rujukan Kemenag?" tanya seseorang tersebut.

Adapun jawaban dari Ustad Abdul Somad adalah, "Sebab Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena saya penuh sampai April 2020," tulis Abdul Somad, di unggahan akun Instagram-nya dengan nama akun @Ustadzabdulsomad.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pembuatan 200 nama penceramah Islam rekomendasi Kemenag itu berdasarkan permintaan dari masyarakat.

Ia menjelaskan Kemenag sering dimintai rekomendasi penceramah oleh masyarakat, dan belakangan ini permintaan rekomendasi itu meningkat. “Sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama mubaligh,” kata Lukman.

Ia menjelaskan nama-nama yang direkomendasikan itu telah memenuhi tiga kriteria, yakni mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Kebijakan Lukman yang tidak menyertakan ustad Abdul Somad dalam daftar penceramah rekomendasi itu mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah. Dia menilai seharusnya Lukman mengundang UAS untuk berceramah di Istana agar wawasan para pejabat di sana menjadi terbuka.

“Memang ceramah UAS juga perlu hati yang bersih. Ramadan ini bagus Istana belajar agama Islam, biar ngerti cara membuat Islam sebagai rahmat dan kasih sayang,” cuit Fahri melalui laman Twitter resminya. ***

Editor:
Sahril Ramadana

Kategori : Riau, Umum, Peristiwa
wwwwww