PotretNews.com Rabu 21 November 2018

Selesai Autopsi, Jenazah Lelaki yang Ditemukan Membusuk Dimakan Biawak di Parit Jalan Yos Sudarso Selatpanjang Dimakamkan

Selesai Autopsi, Jenazah Lelaki yang Ditemukan Membusuk Dimakan Biawak di Parit Jalan Yos Sudarso Selatpanjang Dimakamkan

Proses pemakaman jenazah M Mansur, Minggu (21/5/2017) sore.

Minggu, 21 Mei 2017 18:17 WIB
SELATPANJANG, POTRETNEWS.com – Autopsi terhadap jenazah laki-laki yang ditemukan membusuk di dalam parit Jalan Yos Sudarso Selatpanjang telah selesai dilakukan, Minggu (21/5/2017) siang. Setelah itu, jenazah yang diyakini Muhammad Mansur (54) warga Desa Mekarsari Kecamatan Merbau itu dimakamkan.Autopsi dilakukan Tim Forensik Polda Riau Minggu siang pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Autopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian M Mansur dan melengkapi berkas penyidikan.

Usai autopsi, jenazah M Mansur langsung dimandikan dan dikafani. Kemudian, disalatkan di musala RSUD Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Selanjutnya dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Sri Bijuangsa Jalan Kuburan Baru.

Mulai dari proses awal hingga pemakaman, terlihat Ketua MUI Kepulauan Meranti Mustafa, Ketua Komisi A DPRD Edy Mashudi, Wakapolres Kompol Dr Wawan Setiawan SH MH, serta beberapa polisi dan warga lainnya.

Ads
Ketika dikonfirmasi, Kompol Wawan membenarkan bahwa proses autopsi telah selesai Minggu siang sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, untuk hasil otopsi, belum bisa disampaikan saat itu. "Hasil autopsinya nanti dikabarin," kata Wawan, Minggu siang, dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga sekitaran Jalan Yos Sudarso Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Sabtu (20/5/2017) pagi dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam parit. Kondisinya telah membusuk dan tidak utuh karena dimakan biawak.

Pantauan media, posisi mayat laki-laki yang telah berlumpur itu ditemukan di dalam parit (bagian luar turap, red) Jalan Yos Sudarso, Selatpanjang. Mayat laki-laki ini tepat berada di belakang kos milik Ibu Lin salah seorang PNS di Kepulauan Meranti dan tak jauh dari Kantor Koramil 02 Tebingtinggi.

Cerita Pelda Lakattang, bau busuk pertama kali tercium oleh salah seorang perempuan yang kos di sana. Perempuan ini kemudian melaporkan ke Aiptu Agustinus yang juga tinggal di kos tersebut. "Itu awal penemuan mayat," kata Pelda Lakattang, Sabtu pagi.

Di TKP, Agustinus membenarkan. Menurut dia, bau busuk itu telah tercium sejak subuh. Karena mendapat laporan, ia pun langsung melakukan pengecekan ke TKP.

Saat di TKP, ia melihat banyak biawak sedang memakan sesuatu barang yang berlumpur. Setelah diperhatian, ternyata yang dimakan biawak adalah sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki. "Kondisinya tak utuh lagi," cerita Agustinus, dilansir potretnews.com dari GoRiau.com.

Paha kanan mayat itu sudah habis dimakan biawak. Mata sudah rusak, rahang rusak, dan perut juga telah pecah karena disantap biawak. Di TKP berhasil ditemukan KTP. Mayat laki-laki itu diduga bernama Muhammad Mansur (54) warga Desa Mekarsari Kecamatan Merbau. Ia lahir di Tegal tanggal 10 Desember 1963.

Setelah diangkat ke luar dari dalam parit, mayat langsung dibawa ke RSUD untuk divisum. Sementara beberapa anggota Polsek Tebingtinggi melakukan olah TKP. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. ***

Editor:
Hanafi Adrian

wwwwww