Empat Bulan Tak Kunjung Gajian, Guru Bantu Provinsi di Inhil Datangi Komisi IV DPRD

Sabtu, 06 Mei 2017 05:26 WIB
Advertorial
empat-bulan-tak-kunjung-gajian-guru-bantu-provinsi-di-inhil-datangi-komisi-iv-dprdSuasana pertemuan Komisi IV DPRD Inhil dengan guru bantu provinsi di Inhil.
TEMBILAHAN, POTRETNEWS.com - Sudah melewati triwulan pertama, namun para guru bantu provinsi yang bertugas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau tidak kunjung menerima gaji dari hasil keringat mereka mengajar sehari-hari.
Untuk memperjelas hal itu, perkumpulan guru bantu provinsi di Inhil mendatangi gedung DPRD Inhil, Jumat (5/4/2017) untuk meminta ketegasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil atas nasib mereka.

''Setiap tahun selalu seperti ini, gaji selalu terlambat lebih dari tiga bulan,'' sebut koordinator perkumpulan guru bantu, Arnadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Inhil.

Tidak hanya permasalahan gaji yang mereka keluhkan, minimnya perhatian dari Pemkab juga dipaparkan oleh perkumpulan guru bantu itu.

Karena tidak seperti kabupaten lain, Pemkab Inhil mereka nilai tidak peduli dengan masalah transport dan masalah kesehatan mereka. ''Kami di sini juga ingin bertanya kelanjutan nasib kami, apakah bisa diangkat jadi ASN,'' lanjutnya.

Mendengarkan keluhan para guru bantu itu, Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Syaifuddin menjelaskan bahwa saat ini gaji para guru bantu masih dalam proses pencairan. ''Kita sudah minta sebesar Rp5,1 miliar untuk pembayaran enam bulan. Mudah-mudahan minggu ini bisa dicairkan,'' ujar Syaifuddin.

Sementara terkait permintaan transport dan kesehatan, dikatakannya hal itu memang belum terkonsep. ''Semua tergantung kemampuan keuangan Inhil,'' imbuh Syaifuddin.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto saat memimpin RDP meminta kepada guru bantu agar berbasar dan tidak risau. ''Jangan risau, karena dananya sudah ada dan pasti akan dibayarkan,'' tukas Adriyanto. (adv/dewan/suf)

wwwwww