PotretNews.com Selasa 21 Agustus 2018

Seorang Pria di Pekanbaru Tega Aniaya Pemilik Kos dan Menyekapnya di Rumah Hanya Gara-gara Uang Rp250 Ribu

Seorang Pria di Pekanbaru Tega Aniaya Pemilik Kos dan Menyekapnya di Rumah Hanya Gara-gara Uang Rp250 Ribu

Ilustrasi.

Jum'at, 21 April 2017 19:17 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Lelaki berumur 30 tahun berinisial BI, diringkus aparat Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau di persembunyiannya daerah Pasaman Sumatera Barat. Ia buron selama dua pekan setelah menganiaya dan menyekap korban bernama Citra.

Aksi yang dilakukan tersangka terbilang cukup sadis. Kenapa tidak, dirinya memukul korban bernama Citra dengan kayu berkali-kali hingga terluka parah. Tak cukup disitu, BI lalu menyekap pria 42 tahun ini di dalam rumah, yang beralamat di Perum Pesona Beringin, Kecamatan Payungsekaki Kota Pekanbaru.

Setelah melumpuhkan korban, demikian ditulis laman GoRiau.com
yang dilansir potretnews.com
, BI lalu membawa kabur sepeda motor. Sementara Citra ditinggalkan di dalam rumah dengan kondisi berdarah-darah. Tangan dan kakinya diikat pakai kabel, serta mulutnya dilakban. Tak lupa pelaku juga mengunci pintu.

Beruntung korban masih punya tenaga untuk berteriak minta tolong, yang akhirnya didengar tetangga. Polisi yang tiba kelokasi kemudian mengevakuasi Citra ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Penyelidikan langsung dilakukan untuk melacak pelarian BI. Tak sia-sia, dirinya berhasil dibekuk Kamis kemarin, tepatnya dua pekan pasca kejadian, 7 April 2017 sore lalu. Dia kemudian dibawa ke Pekanbaru.

Ads
Kepada polisi, BI mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran dipicu rasa sakit hati. Pasalnya uang Rp250 yang dipinjam oleh Citra tak kunjung diganti, demikian pengakuannya.

Klimaksnya, BI dan Citra akhirnya terlibat perkelahian. Korban dihantam pakai kayu hingga ambruk. "Antara korban dan pelaku sudah saling kenal. BI ini ngekos di sana (tempat Citra, red) sudah tiga bulan. Kemudian pinjam uang, karena pelaku butuh duit ingin pulang kampung, dia lalu meminta korban membayar utang itu, tapi tak dikasih dan akhirnya ribut," ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto.

Dalam eksposenya di Mapolresta Pekanbaru, Jumat (21/4/2017) siang Kombes Susanto mengatakan, kejahatan yang dilakukan BI ini memang jadi atensi khusus jajarannya. Ia pun memastikan bakal mendalami kasus tersebut, untuk mengetahui pasti, apakah BI juga terlibat tindak kriminal lainnya selama ini.

Selain mengamankan tersangka, Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru juga menyita sepeda motor milik korban yang sempat dibawa kabur oleh BI usai peristiwa berdarah tersebut ia lakukan. Motor ini digadaikannya di kampung seharga Rp3,5 juta.

"Uang hasil gadai motor digunakan untuk keperluan berkebun," tutup Kombes Susanto didampingi Kasatreskrim Kompol Bimo Ariyanto. Saat ini BI sudah ditahan disel Polresta Pekanbaru menunggu berkasnya lengkap, sehingga bisa disidangkan. ***

Editor:
Muh Amin

Kategori : Hukrim, Pekanbaru, Riau
Tour de Siak 2018
wwwwww