PotretNews.com Rabu 22 Agustus 2018
Home > Berita > Riau

Napak Tilas Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II: Bangsa yang Besar Adalah Bangsa yang Selalu Menghargai Jasa Para Pahlawannya

Napak Tilas Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II: Bangsa yang Besar Adalah Bangsa yang Selalu Menghargai Jasa Para Pahlawannya

Asisten III Setdakab Siak memasang tanda peserta kepada perwakilan napak tilas.

Kamis, 30 Maret 2017 20:59 WIB
Sahril Ramadana

SIAK, POTRETNEWS.com - Siswi SMAN 1 Kabupaten Siak, Provinsi Riau Tania Romarta, tampak sangat semangat mengikuti upacara pembukaan Napak Tilas Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II, yang digelar di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura daerah setempat, Kamis (30/3/2017).

Pelajar yang duduk di kelas XI Jurusan IPA III itu mengaku, sangat siap mengikuti kegiatan tersebut. "Meski ini kali pertama buat saya, tapi saya sudah siap berjalan kaki dengan rute yang cukup jauh dan sangat melelahkan itu,” imbuhnya.

Selain Tania, ada tiga kelompok pelajar lainnya juga ikut mengikuti kegiatan tersebut, diantaranya siswa-siswi dari SMKN 1 Siak, SMKN 1 Bungaraya serta SMKN 1 Lubukdalam. Mereka dipilih, karena aktif dalam kegiatan pramuka di sekolahnya. Kelompok pelajar itu bergabung dalam satu barisan dengan Resimen Mahasiswa Indra Pahlawan Riau.

Di tempat yang sama, Asisten Administrasi Umum Setdakab Siak H Jamaluddin saat membuka kegiatan mengaku, kegiatan ini sejatinya untuk menambah wawasan kebangsaan, bahwa Kabupaten Siak mempunyai sejarah perjuangan kemerdekaan. Salah satunya Sultan Syarif Kasim II yang merupakan pahlawan nasional.

Ads
"Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap perjuangan pahlawan. Seperti yang diungkapkan oleh founding fathers (bapak bangsa), hanya bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar, atau bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghargai jasa para pahlawannya," tuturnya.

Jamaluddin juga menceritakan, mengenai perkembangan Kesultanan Siak tersebut, yang muncul sebagai sebuah kerajaan bahari yang kuat dan sangat diperhitungkan di pesisir timur Sumatera dan Semenanjung Malaya di tengah tekanan imperialisme Eropa pada masa itu.

"Jangkauan terjauh pengaruh kerajaan Siak, sampai ke Sambas di Provinsi Kalimantan Barat, sekaligus mengendalikan jalur pelayaran antara Sumatera dan Kalimantan pada masa itu," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengucapkan selamat kepada Dewan Pimpinan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Kabupaten Siak, yang baru dilantik oleh Pj. Bupati Kampar pada tanggal 18 Maret 2017 lalu di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti Salo.

Di ujung sambutannya, ia juga mengatakan, mengenai tantangan besar dalam sejarah untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Apalagi, sebagai bangsa yang besar, sejatinya harus berdaulat di bidang politik, berdikari dibidang ekonomi, serta berkepribadian dalam bidang kebudayaan.

Kegiatan napak tilas ini diikuti 250 orang peserta, yang terdiri dari mahasiswa Universitas Riau, UIN Suska, STAIN Bengkalis, serta perwakilan dari siswa-siswi SMA/SMK Kabupaten Siak. Tepat pukul 09.32 WIB pagi, dia juga melepas para peserta tersebut.

Dengan start dari bumi perkemahan, melewati komplek perkantoran Tanjung Agung, hingga istirahat di venue sepatu roda, Kota Siak Sri Indrapura. Setelah itu, dilanjutkan ke Makam Tengku Buang Asmara dan menuju balik ke Mesjid Islamic Center, serta berakhir di lapangan tugu depan Istana Siak. ***

Kategori : Riau, Umum, Pemerintahan, Siak
Tour de Siak 2018
wwwwww