PotretNews.com Selasa 11 Desember 2018
Home > Berita > Rohil

Warga Kasangbangsawan Rokan Hilir Terpaksa Jual Sawit Lebih Murah lantaran Jembatan Rusak

Warga Kasangbangsawan Rokan Hilir Terpaksa Jual Sawit Lebih Murah lantaran Jembatan Rusak

Ilustrasi.

Senin, 27 Maret 2017 22:15 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com – Masyarakat Desa Kasangbangsawanmuda, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meminta agar Pemprov Riau membantu pembangunan jembatan yang ada di daerah tersebut, karena saat ini kondisinya dalam kerusakan parah.Keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya hasil perkebunan sawit yang seharusnya bisa diangkut melalui jembatan itu jadinya harus dilansir, dan membutuhkan biaya yang cukup besar.

Salah seorang tokoh masyarakat, Samob Nababan mengatakan, jembatan tersebut sangat besar artinya bagi masyarakat. Karena dengan kondisi jembatan yang ada saat ini masyarakat mengalami kerugian yang cukup besar.

Dijelaskannya, karena melansir tersebut, masyarakat yang seharusnya bisa menjual sawit seharga Rp 1.500 per kilogramnya, jadinya harus membayar sebesar Rp 400 hingga Rp 500 per kilogramnya untuk mengangkut sawit tersebut keluar dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Ads
”Ini karena jalan yang cukup parah dan jembatan tidak berfungsi dengan baik, jadinya masyarakat harus mengeluarkan dana untuk mengupah dan mengangkut sawit keluar,” kata Nababan, Senin (27/3/2017), seperti diberitakan tribunpekanbaru.com yang disiarkan kembali potretnews.com.

Jika kondisi jalan dan jembatan tersebut baik, masyarakat akan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, pasalnya panen masyarakat per bulannya bahkan mencapai 1,750 juta ton. Namun dengan pengeluaran untuk mengangkut sawit tersebut cukup besar, jadinya hanya sedikit yang diperoleh oleh masyarakat.

Sementara itu, tokoh adat di daerah tersebut, Dt Pengulu Adrus mengatakan, pihaknya berharap agar pihak Pemprov Riau mau membantu pembangunan jembatan tersebut. Karena saat ini kendaraan pengangkut sawit yang melewati jembatan tersebut melebihi tonase yang seharusnya.

”Jembatan yang ada saat ini merupakan swadaya masyarakat, dan kondisinya memprihatinkan, dan kapan pun bisa roboh kalau bebannya sudah melebihi kapasitas,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Riau asal Rokan Hilir, Husaimi Hamidi yang melihat langsung jalan dan jembatan melalui kegiatan reses di sana mengakui, kondisinya cukup memprihatinkan, dan harus segera dilakukan perbaikan.

“Kondisi jembatannya memang cukup parah dan harus segera diperbaiki. Selain itu, masyarakat juga mengalami kerugian yang cukup besar, karena harus membayar upah angkut sawit karena jembatan kondisinya tidak baik,” ulasnya.

Husaimi juga menambahkan, pihaknya nanti juga akan membicarakan hal ini kepada pihak Pemprov Riau, sehingga pembangunan jembatan tersebut bisa dilakukan melalui dana APBD nantinya. ***

Editor:
Hanafi Adrian

Kategori : Rohil, Riau, Umum, Politik
wwwwww