PotretNews.com Minggu 15 September 2019

Aksi Man Bocet Cs Membobol Rumah Mewah di Jalan Singgalang Pekanbaru Diotaki Buruh Bangunan yang Masih Buron, Ini Peran Mereka

Aksi Man Bocet Cs Membobol Rumah Mewah di Jalan Singgalang Pekanbaru Diotaki Buruh Bangunan yang Masih Buron, Ini Peran Mereka

Tiga pencuri di rumah mewah di Pekanbaru saat digiring polisi ke sel tahanan Mapolda Riau, Selasa (17/1/2017) siang. (foto: goriau.com)

Selasa, 17 Januari 2017 22:38 WIB
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Aksi tiga pelaku pembobol rumah mewah di Jalan Singgalang V, Tangkerang Timur Kota Pekanbaru Provinsi Riau ternyata diotaki seorang buruh bangunan. Dialah yang saat ini sedang dalam pengejaran aparat kepolisian (DPO).

BERITA TERKAIT:

. Man Bocet Cs, Pencuri Uang Hampir Rp1 Miliar di Rumah Mewah Jalan Singgalang Pekanbaru Dibekuk Polisi

Ads
Dikutip potretnews.com dari GoRiau.com, komplotan pembobol rumah mewah yang ditangkap tim dari Sub-Direktorat III Reserse Kriminal Umum Polda Riau berinisial TD alias Man Bocet (33), Yn alias Anes (33) dan DS alias Dedi ini diketahui juga punya peran masing-masing.

Hal itu terungkap dari pengakuan ketiganya setelah ditangkap polisi. Aksi mereka ini diotaki oleh HP alias Eman, yang kini masuk daftar buronan Polda Riau. Eman sehari-hari diketahui bekerja sebagai buruh bangunan.

"Dia ini tukang renovasi rumah di sana sekaligus penjaga rumah. HP kita duga sebagai otak dalam aksi pencurian tersebut," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo, didampingi Kasubdit III AKBP Fibri Karpiananto, Selasa (17/1/2017) siang.

Dia menyebut, selain Eman selaku otak aksi pencurian itu, tiga pelaku lainnya diketahui juga punya tugas masing-masing. "Ada yang sebagai tukang gambar (mengamati) ada juga sebagai tukang kumpulkan barang (curian)," ungkapnya.

Dalam sekali beraksi, kawanan ini berhasil menggondol uang Rp900 juta, serta barang berharga senilai puluhan juta Rupiah. Jika ditotal kerugian pemilik rumah mencapai Rp940 juta. "Pengakuannya baru kali ini," beber Guntur.

Pasca-aksi mereka pada 17 Desember 2016 itu, polisi pun berhasil mengendus jejak pelarian ketiganya. Satu pelaku dibekuk di Bandara Kota Batam, satu orang di Medan dan pelaku terakhir diciduk di Pekanbaru. ***

Editor:
Farid Mansyur

       
        Loading...    
           
Kategori : Pekanbaru, Umum, Hukrim
       
        Loading...    
           
wwwwww