PotretNews.com Senin 24 September 2018

Sudah Dikenal Sejak 1901, dari Mana Asal-usul Nama Pasirpengaraian? Begini Ceritanya...

Sudah Dikenal Sejak 1901, dari Mana Asal-usul Nama Pasirpengaraian? Begini Ceritanya...

Sungai Rokan Kanan (foto: www.rokan.org)

Redaksi
Jum'at, 20 November 2015 07:16 WIB
PASIRPENGARAIAN, POTRETNEWS.com - Sekira tahun 1901 Pasirpengaraian mulai diketahui orang. Pasirpengaraian adalah Ibu Kota Rambah sekaligus Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu di Provinsi Riau.Pada tahun 1899 terjadi bencana alam di negeri Rambah yaitu kelaparan dan penyakit sehingga masyarakat sekitar banyak meninggal dan juga sakit – sakitan. Dahulu orang daerah ini berladang dari Rambah membawa keluarga mereka dengan bekal sedikit untuk mengelilingi Sungai Rokan Kanan atau yang lebih dikenal dalam bahasa Melayu Rambah yang disebut dengan Sungai Batang Lubuh.

Sungai ini dahulu sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Rambah, yang digunakan sebagai sarana transportasi sebelum di bukanya akses jalur darat. Karena di Sungai Batang Lubuh ini banyak mengandung emas, yang dibawa dari hulu sungai yang bercampur dengan pasir maupun yang dibawa langsung oleh arus sungai yang deras.

Menurut cerita masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Batang Lubuh selama puluhan tahun, dan beberapa saksi yang dijumpai seperti tokoh masyarakat M Nasir Nst, pada akhir tahun 1970 sampai awal tahun 1980-an, sebagian masyarakat masih ada yang menambang emas secara tradisional di sungai ini.

Ads
Adapun alat yang digunakan adalah semacam saringan yang berlobang kecil yang berguna untuk memisahkan antara pasir dan partikel emas yang terbilang kecil. Dalam bahasa Melayu Rambah di sebut ”ayakan”, adapun teknik yang digunakan disebut ”pengiraian”. Setelah sekian lama aktivitas penambangan tradisional ini berlangsung, akhirnya emas yang ada di Sungai Batang Lubuh ini perlahan susah untuk ditemukan (olah habih).

Akhirnya yang ada hanya pasir saja yang ditemukan di tempat pengiraian tambang emas milik masyarakat. Unding puyak unding (runding punya runding, musyawarah) akhirnya masyarakat sekitar sepakat memberi nama daerah ini ”Pasir Pengiraian”. Nama ini bertahan cukup lama. Akhirnya nama tersebut disempurnakan dengan nama ”Pasirpengaraian” sampai sekarang. Pasirpengaraian sekarang sudah menjelma menjadi kota yang indah dan perkembangannya cukup signifikan terutama untuk wilayah Riau. ***

(M Yamin Indra)
Kategori : Potret Riau
Tour de Siak 2018
wwwwww