PotretNews.com Selasa 24 Januari 2017
Home >  Artikel >  Nasional

PRESTASI GIAA: Garuda Indonesia Didaulat Green Company Tiga Kali

PRESTASI GIAA: Garuda Indonesia Didaulat Green Company Tiga Kali

Ilustrasi/Pesawat Garuda Indonesia.

Rabu, 06 April 2016 06:59 WIB
JAKARTA, POTRETNEWS.com - Maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia didaulat sebagaigreen company 2015 dari SWA Network untuk ketiga kalinya sejak 2013.
Penghargaan “Indonesia Green Company 2015” tersebut diserahkan oleh Pemimpin Umum SWA Kemal E. Gani kepada Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt. Novianto Herupratomo pada acara “Penganugerahan Indonesia Green Company Awards 2015” di Jakarta, Jumat (18/03/2016) lalu.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt. Novianto Herupratomo mengatakan bahwa peraihan penghargaan Indonesia Green Company ini sejalan dengan program perusahaan dalam upaya konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Garuda Indonesia menjalankan berbagai program sebagai bagian dari komitmennya untuk menjadi Green Company yang mewujudkan lingkungan sehat, di samping juga meminimalisasi kerusakan lingkungan serta secara berkelanjutan menjaga kelangsungan alam. Di tengah maraknya isu-isu lingkungan, bagi Garuda Indonesia, komitmen dengan alam merupakan suatu mandatory," ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (19/3/2016) silam.

Ads
Dewan juri “Indonesia Green Company Awards 2015” yang dipimpin oleh Emil Salim memberikan nilai tertinggi kepada Garuda Indonesia untuk 3 dari 4 dimensi penilaian yaitu komitmen CEO,compliance dan konsep dan startegi yang dirumuskan dan diterapkan, langkah-langkah pelaksanaan, dan program sustainability perusahaan.

“Indonesia Green Company Award 2015” merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya sejak 2012. Penghargaan ini diberikan kepada 10 perusahaan yang dinilai terbaik dalam menerapkan konsep “Green Company” yaitu perusahaan yang berkontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan setempat maupun global.

Selain itu, penghargaan tersebut juga diberikan kepada perusahaan yang berhasil beroperasi sebagai “earth-friendly enterprise” yaitu perusahaan yang mengadaptasi policies & principlesuntuk menghasilkan produk dan jasa yang bermanfaat bagi lingkungan.

Aspek penilaian “Green Company” berdasar pada 4P yaitu pertama principle, visi untuk menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, atau meminimalkan dampak buruk terhadap alam. Kemudian, kedua process, yang menyangkut penggunaan teknologi ramah lingkungan (green technology) dan green IT, beroperasi di tempat yang eco-friendly (gedung yang green design), dan proses-proses lain yang tidak merusak alam (green process).

Lalu, ketiga product, yaitu menghasilkan produk/jasa yang tidak merusak alam, dan bahkan produk yang recycleable dan bisa di daur ulang dan digunakan kembali (reusable). Terakhir,promotion yang merupakan kampanye posisi perusahaan atas sustainability dan isu-isu lingkungan serta praktik yang konsisten yang telah dijalankan.

Sebagai salah satu bentuk kegiatan kampanye secara internasional untuk menarik partisipasi publik dalam upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan, untuk yang ke delapan kalinya, Garuda Indonesia tahun ini kembali berpartisipasi dalam program kampanye “Earth Hour”, yaitu pemadaman (minimal) satu lampu dan peralatan elektronik lainnya yang tidak dipergunakan (di rumah atau di perkantoran) selama satu jam, sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan percepatan perubahan iklim global.

Di samping itu, melalui berbagai programnya, Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai upaya untuk turut serta dalam melestarikan lingkungan, antara lain dengan melaksanakan program penanaman pohon sebagai media ulat sutera di Desa Karang Tengah, Bantul, Yogyakarta bekerjasama dengan Yayasan Royal Silk dan Propinsi Yogyakarta.

Bukan itu saja, emiten bersandi saham GIAA itu juga membangun penangkaran penyu di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, penanaman 23.600 pohon mangrove di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara dan melaksanakan program “Bali Beach Clean Up” yang bekerjasama dengan PT Coca Cola Amatil dan Quicksilver untuk melindungi dan memelihara kondisi pantai-pantai di Bali.

Selain itu, Garuda Indonesia melalui program “Garuda Indonesia Green Action” juga telah melaksanakan serta menerapkan beberapa “aksi hijau” di lingkungan kantor pusat Garuda Indonesia di Cengkareng, diantaranya adalah dengan melakukan penanaman berbagai jenis pohon, pembangunan jalur pedestrian di berbagai area, pembuatan 100.000 biopori, serta penyediaan fasilitas sepeda yang dapat digunakan oleh seluruh karyawan untuk beraktivitas tanpa harus menggunakan kendaraan bermotor (Garuda Indonesia Bike Park).

Sementara itu, secara operasional, Garuda Indonesia juga merevitalisasi armadanya dengan armada baru yang lebih ramah lingkungan dan lebih hemat bahan bakar seperti Airbus A330-200, Boeing B737-800 NG, Bombardier CRJ1000 NextGen dan ATR 72-600. Dengan menggunakan pesawat – pesawat baru, maka Garuda Indonesia telah menerapkan konsep aircraft ramah lingkungan dari aspek penghematan energi. (adv)

Editor:
Farid Mansyur

Sumber:
Bisnis.com

Kategori : Nasional
Ayla
www www